REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah (NA) bersama Anggota DPR RI, Aliyah Mustika Ilham mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melepas sebanyak 316 truk yang mengangkut bantuan logistik untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, di Lapangan Hasanuddin, Makassar, Kamis (04/10/2018).
Pelepasan tersebut ditandai dengan pengibasan bendera start oleh Amran Sulaiman.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat. Mulai dari Presiden hingga masyarakat yang membantu.
Baca Juga : DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 Sapa Anak-Anak Berprestasi di Makassar
“Terima kasih untuk Pak Menteri Pertanian sudah peduli, saya bangga baliau sebagai putera Sulsel dan tokoh Nasional yang sudah memberikan kepedulian,” kata Nurdin Abdullah.
Demikian juga Andi Amran Sulaiman, menyampaikan rasa syukurnya dan terima kasihnya pada semua pihak, sehingga dana terkumpul dan penggalangan aksi kemanusian.
“Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada hari ini kita berkumpul dan menggalang aksi kemanusian, bagi korban gempa di Palu, Donggala dan Sigi dan sekitarnya,” kata Amran.
Baca Juga : Dharma Menjaga Perdamaian Dunia, Munafri Serukan Kolaborasi Lintas Agama di Makassar
Pengiriman ini berdasarkan arahan Presiden Jokowi, Ia memerintahkan dua hari lalu, segera mengambil langkah untuk memberikan bantuan khususnya pangan. Rencananya, besok Amran akan berangkat ke lapangan untuk memastikan distribusi sampai dengan baik dan tepat sasaran.
Ia juga menyampaikan, mendapatkan laporan dari Gubernur semalam, terdapat pengungsi yatim piatu dari Palu di Makassar. Kemudian untuk mereka diberikan bantuan sebesar Rp. 1 miliar.
“Rp. 1 miliar kami serahkan pada panitia, jumlah terus bertambah. inshaallah nilai bantuan masih bertambah ke depan,” paparnya.
Baca Juga : Percepat Pemulihan RSUD Syekh Yusuf, Bupati Gowa Terima Bantuan Rp1 Miliar dari Pemprov Sulsel
Amran, imbuhnya, Kementrian Pertanian sudah dua mengkoorinasi memberikan bantuan bencana. Pertama gempa di Lombok (NTB) senilai Rp20 miliar dan Palu (Sulteng) Rp25 miliar, sehingga nilai total Rp45 miliar.
Khusus lahan pertanian, sebutnya, Kementerian Pertanuan akan menggangarkan untuk lahan yang rusak, berupa tanaman pangan, perkebunan dan holtikuktra.
“Kami sudah siapkan bibit untuk dialihkan ke Palu. kalau ada tanaman kakao, cengkeh yang rusak inshaallah kami siapkan bantuan bibit dan pupuknya,” ujarnya.
Baca Juga : Hidupkan Pariwisata dan UMKM, Walikota Munafri Tegaskan MHM 2026 Beri Kontribusi untuk PAD
Amran, menyampaikan, untuk penanganan pasca gempa, Kementerian Pertanian terus berkoordinasi dengan Gubernur dan Wai Kota baik di Sulsel dan Sulteng. Demikian juga penangan traumatik.
“Kami koordinasi sejak terjadi gempa agar membantu saudara saudara yang ada di Palu,” ujarnya. (rls)
