0%
logo header
Senin, 14 September 2020 20:12

Habiskan Anggaran Miliaran Rupiah Dari APBD Pemprov Sulsel, Embung di Bone Tidak Berfungsi

Saluran embung yang dibangun menggunakan APBD Provinsi Sulsel TA 2019 tidak berfungsi dengan baik, di Desa Bulusirua, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Senin (14/09/2020).
Saluran embung yang dibangun menggunakan APBD Provinsi Sulsel TA 2019 tidak berfungsi dengan baik, di Desa Bulusirua, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Senin (14/09/2020).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE — Proyek Embung yang terletak di Desa Bulusirua, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang menelan anggaran dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kurang lebih Rp 3 Miliar dan rampung pada tahun 2019 lalu dikeluhkan warga sekitar karna tidak bisa digunakan sama sekali.

Awaluddin selaku tokoh pemuda Bontocani, mengungkapkan bahwa proyek ini menyalahi ketentuan dari sisi teknis karena tidak berfungsi sesuai apa yang diharapkan.

“Proyek ini menyalahi ketentuan dari sisi teknik karena embung tidak berfungsi seperti yang diharapkan. Masalah tekhnisnya seperti kebocoran pada pintu intake. Pada saat hujan lebat maka Embung tersebut akan terisi tetapi apabila hujan reda maka debit air juga turun drastis padahal pintu Intake dan penguras tertutup. Masalah lain yang muncul adalah air dari sungai-sungai kecil yang berada diatas Embung sebagai sumbernya tidak masuk ke kolam Embung akan tetapi melewati bawah lantai kolam Embung tersebut”, ungkapnya, Senin (14/09/2020).

“Yang jadi pertanyaan saya selaku tokoh pemuda Bontocani adalah mengapa dinas PSDA mau menerima atau dengan kata lain serah terima dari pihak kontraktor jikalau kondisinya dari sisi tekhnis tidak sesuai ketentuan? “, lanjutnya kesal.

Di tempat lain, Umar selaku Kepala Dusun Galung Lampe Desa Bulusirua Kecamatan Bontocani yang dikonfirmasi via seluler mengungkapkan bahwa Embung yang dibuat oleh pihak terkait tidak ada faedahnya karena tidak berfungsi sama sekali.

“Embung ini tidak ada bedanya ada atau tidak adanya embung karena tidak berguna sama sekali bagi masyarakat.

Umar berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan embung tersebut agar bisa digunakan sebagaimana mestinya.

“Kami mewakili masyarakat Desa Bulusirua Kecematan Bontocani berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan hal ini agar suapaya Embung ini bisa di pergunakan sebagaimana mestinya. Embung ini hanya membuang anggaran dan pihak kontraktor mengacuhkan hal ini,” ungkapnya. (Abdul Muhaimin)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646