0%
logo header
Kamis, 28 Oktober 2021 16:23

Hari Sumpah Pemuda, Wabup Gowa: Kita Butuh untuk Bangkitkan Perekonomian di Masa Pandemi Covid-19

Rizal
Editor : Rizal
Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni, saat menjadi Inspektur Upacara 93 Tahun Hari Sumpah Pemuda di lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Kamis (28/10/2021).
Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni, saat menjadi Inspektur Upacara 93 Tahun Hari Sumpah Pemuda di lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Kamis (28/10/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Pandemi Covid-19 yang masih melanda bangsa di belahan dunia termasuk Indonesia khususnya di Kabupaten Gowa, berdampak pada sejumlah sektor. Antara lain kesehatan, kondisi perekonomian, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

Olehnya, pada momentum Hari Sumpah Pemuda ini, keterlibatan pemuda harus mampu menjadi perekat persatuan bangsa untuk bersama-sama bangkit melawan pandemi. Khususnya dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kokoh melalui kewirausahaan pemuda.

Hal inilah disampaikan Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni dalam amanatnya saat menjadi Inspektur Upacara 93 Tahun Hari Sumpah Pemuda di lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Kamis (28/10/2021).

Baca Juga : Beredar Pamflet KLB PC PMII Baubau, Ketua Komsat PMII UMB: Itu Mengada-ngada

Menurutnya, dengan mengangkat tema “Bersatu, Bangkit dan Tumbuh” dimaksud bahwa sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa. Tetapi bagi pemuda menjadi penting karena di tangan pemudalah kita berharap Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemi.

“Kita harap bisa melangkah lebih maju untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” harapnya.

Ia menjelaskan saat ini pemerintah terus melakukan upaya dan telah mengeluarkan kebijakan, baik untuk menanggulangi wabah Covid-19 di bidang kesehatan maupun menanggulangi dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi.

Baca Juga : Wabup Gowa Minta Layanan Koperasi Melek Teknologi

Apalagi, ersatuan pemuda di masa sekarang juga menjadi penentu kemajuan bangsa Indonesia hari ini dan tetap eksisnya bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

“64,59 juta pemuda Indonesia ini merupakan seperempat dari populasi penduduk Indonesia. Ini menjadi harapan besar untuk kemajuan bangsa yang sudah di depan mata, akan tetapi, tanpa komitmen bersatu para pemuda untuk bangsa, niscaya impian menjadi bangsa yang unggul tidak akan terwujud,” ungkapnya.

Selain itu, saat ini sudah didukung berbagai fasilitas yang bisa mempersatukan Pemuda ada di sekeliling kita, seperti media komunikasi yang tanpa batas, koneksi transportasi dari sabang sampai merauke, dan fasilitas lain yang mengindikasikan hilangnya sekat-sekat jarak antar anak bangsa.

Baca Juga : Kabupaten Gowa Jadi Lokasi Pelaksanaan KKN Mahasiswa Muhammadiyah dan Aisyiyah di Indonesia

“Pemuda saat ini harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan global demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik,” harapnya. (Rhy)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998