REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI – Warga Desa Saukang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulsel, keluhkan kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg.
Hal itu terjadi diduga pangkalan yang ditunjuk tidak menyuplai tabung gas ke toko-toko di Desa Saukang sehingga kelangkaan sangat dirasakan oleh warga.
Bahkan, beberapa toko pengecer di Desa Saukang kekosongan tabung gas elpiji 3 kg sehingga warga Saukang terpaksa keliling mencari di Kota Sinjai, itupun jika dapat.
Salah satu warga Desa Saukang, Awaludin Adil, sangat merasakan sulitnya keberadaan tabung Gas Elpiji 3 kg, dari beberapa toko pengecer yang didatanginya hanya didapatkan tabung kosong.
“Saya sudah datang dibeberapa toko pengecer tabung gas 3 kg di Saukang tapi semua tabungnya kosong dan katanya pangkalan tidak pernah menyuplai ke toko-toko,” ucapnya, Minggu (20/09/2020).
Menurutnya, para pemilik toko di Desa Saukang tidak tahu jika ada pangkalan khusus di Desa Saukang yang wajib menyuplai tabung melon ke toko dan bahkan pangkalan tersebut diduga menjual di luar desa Saukang.
“Harganya ecerannya pun naik yang biasa Rp. 20 ribu kini menjadi Rp. 24 ribu, saya berharap kepada pemerintah untuk mengevaluasi pangkalan nakal dan meminta agen mencabut izin pangkalannya,” ungkapnya.
Terpisah, pengecer tabung gas elpiji 3 kg di Desa Saukang, Iccang membenarkan jika memang pangkalan tidak pernah menyuplai tabung gas ke tokonya bahkan tempat pangkalan saja tidak tahu.
“Sudah 2 hari tabung melonnya habis, belum ada yang masuk dan untuk tempat Pangkalan yang ada di desa saukang saya tidak tahu,” singkatnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan ESDM Sinjai, Ramlan Hamid saat dikonfirmasi via WhatsApp belum menjawab. (Anto)
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646
