0%
logo header
Jumat, 25 Februari 2022 09:05

Kembangkan Pendidikan di Kepulauan Selayar, Saiful Arif dan Rektor Unismuh Makassar Teken MoU

Redaksi
Editor : Redaksi
Wakil Bupati Kepulauan Selayar Saiful Arif saat menandatangani MoU bersama Rekror Unismuh Prof. Ambo Asse di hadapan wisudawan dan wisudawati, di Auditorium Kampus Unismuh Makassar, Kamis (24/02/2022). (Istimewa)
Wakil Bupati Kepulauan Selayar Saiful Arif saat menandatangani MoU bersama Rekror Unismuh Prof. Ambo Asse di hadapan wisudawan dan wisudawati, di Auditorium Kampus Unismuh Makassar, Kamis (24/02/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, tandatangani bersama “Nota Kesepahaman” atau Memorandum of Understanding (MoU) di hadapan wisudawan dan wisudawati, di Auditorium Kampus Unismuh Makassar, Kamis (24/02/2022).

MoU yang diteken oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar Prof. Ambo Asse sebagai Pihak Kesatu dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar diwakili Wakil Bupati Saiful Arif sebagai Pihak Kedua menyangkut Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Al Islam Kemuhammadiyahan dengan nomor : 1102/01/C.4-II/43/2022 dan Nomor : 420/42/II/2022/Kesra.

Pemkab Kepulauan Selayar merupakan salah satu di antara 7 (tujuh) mitra kerjasama yang digelar dalam satu sesi acara wisuda diploma, sarjana dan pascasarjana ke-75 Universitas Muhammadiyah Makassar ini.

Baca Juga : Kejuaraan E-Sport Selayar, Miswar Wahyudhy: Wadah Meningkatkan Prestasi Atlet

Wakil Bupati Selayar Saiful Arif menjelaskan, MoU tersebut menjadi acuan bagi terwujudnya pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat di Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Sesuai yang tertuang dalam MoU tersebut, kerjasama itu meliputi perbantuan keahlian, peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM, networking, kapasitas dan kompetensi kelembagaan, pengembangan daerah dan masyarakat serta pendampingan program,” ucap Saiful Arif.

“Karena itu, MoU tersebut akan ditindaklanjuti dengan pembuatan Perjanjian Kerjasama yang bersifat lebih kongkrit dan tehnis, sesuai kebutuhan dan kepentingan bersama, tandas Saiful Arif.

Baca Juga : Diduga Ada Kongkalikong Lelang Proyek Gedung Daur Ulang Sampah di DLH Selayar

Kesepakatan kerjasama tersebut berlaku selama 5 (lima) tahun, namun akan ditinjau paling tidak sekali setahun, katanya seraya menambahkan, namun bisa pula diperpanjang berdasarkan kesepakatan para pihak.

Penulis : Andi Rusman
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646