Kementrian Kelautan dan Perikanan Salurkan Bantuan untuk Nelayan Makassar

0

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, bersama Para angota Komisi IV DPR RI, berkunjung ke Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar, Sabtu (15/12/2018).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan bantuan secara simbolis kepada para nelayan yang ada di Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya Dirjen Perikanan Tangkap, M. Zulficar Mochtar, menganggap sumber daya ikan yang hidup di wilayah perairan Sulawesi Selatan memiliki tingkat keragaman hayati yang tinggi.

“Wilayah perairan laut provinsi terdapat beberapa jenis ikan bernilai ekonomi tinggi, yaitu 39% di antaranya adalah sumber daya ikan pelagis kecil dominan berupa ikan kembung, layang dan ikan teri, 24% adalah sumber daya pelagis besar termasuk di dalamnya adalah Tuna, Tongkol, Cakalang, Tenggiri dan jenis perikanan pelagis besar lainnya yang memiliki nilai ekonomi sangat tinggi,” ungkap Zulficar.

Lanjutnya, 22% merupakan jenis sumber daya ikan demersal di antaranya ikan kakap merah, kue, lencam, peperek dan kurisi. Selebihnya ikan karang dan jenis udang-udangan.

“Khusus untuk kota Makassar, pada tahun 2016 mampu memberikan kontribusi sebesar 4% dari total produksi perikanan laut di Sulawesi Selatan, yaitu sekitar 12.989 ton senilai kurang lebih Rp.262 milyar. Perikanan laut yang didukung 17.730 nelayan dan 4.606 armada kapal penangkap ikan” terangnya.

Dalam acara ini, DJPT memberikan bantuan secara simbolis berupa sarana penangkapan ikan yakni 9 unit kapal dan 20 paket alat penangkapan ikan kepada 5 Koperasi.

Diantaranya, diperuntukan kepada 2 unit kapal perikanan 5GT dan 2 paket alat penangkap ikan gillnet kepada Koperasi Serba Usaha Surya Turate kabupaten Jeneponto.

4 unit kapal perikanan 5GT dan 4 paket alat penangkap ikan gillnet kepada Koperasi Tani Bumi Masiang Kabupaten Wajo.

1 unit kapal perikanan 20GT dan 1 paket alat penangkap ikan pole and line serta 5 unit kapal perikanan 3GT dan 5 paket alat penangkap ikan gillnet kepada Koperasi Nelayan dan Tambak Basma Bahari

Enam belas paket alat penangkap ikan kepada Koperasi Nelayan dan Tambak Basma Bahari; 1 unit kapal perikanan 10GT dan 1 paket alat penangkap ikan gillnet kepada KSU Karya Mandiri Nelayan Kab. Selayar.

Satu unit kapal perikanan 10GT dan 1 paket alat penangkap ikan gillnet kepada KSU Cahaya Timur Kabupaten Takalar dan bantuan kapal perikanan sebanyak 7 (tujuh) unit dan 7 (tujuh) paket alat penangkapan ikan kepada 3 Koperasi.

“Untuk data outstanding kredit sektor perikanan tangkap di Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018 hingga Bulan September 2018 sebesar Rp. 231,3 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 7.619. Khusus untuk Kota Makasar, jumlah outstanding kredit sebesar Rp. 73,8 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 918,” tutup Zulficar.

(Syaiful)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here