REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang melayat ke rumah duka Almarhum Mappataja Situju, Mantan Camat Bontonompo periode 2006-2008. Rumah duka tersebut berlokasi di Kelurahan Tamallayang, Kecamatan Bontonompo.
Husniah Talenrang menyampaikan duka cita mendalamnya atas kepergian almarhum yang dinilai telah memberikan banyak kontribusi bagi Kabupaten Gowa selama masa pengabdiannya sebagai aparatur.
“Hari ini kita semua berkumpul untuk menghormati dan mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya. Beliau adalah sosok yang berjasa bagi daerah ini, khususnya saat menjabat sebagai Camat Bontonompo. Kepergiannya tentu meninggalkan duka yang mendalam, baik bagi keluarga maupun jajarn pemerintah,” ungkapnya, Selasa, (14/04/2026).
Baca Juga : Sinergi Kemenkum Sulsel dan Pemkab Sinjai, Dorong Pemanfaatan KI untuk Pemberdayaan Masyarakat
Dirinya menyampaikan, almarhum merupakan pribadi yang baik, pekerja keras, tekun, disiplin, serta memiliki dedikasi dan integritas tinggi. Selain itu, almarhum juga dikenal dekat dengan masyarakat sehingga sangat dicintai oleh banyak orang.
“Nilai-nilai yang telah ditunjukkan almarhum harus kita jaga dan teladani. Sosoknya menjadi amanah bagi keluarga dan kita semua untuk melanjutkan semangat pengabdian, kerja keras, terutama terkait kesetiaan, kejujuran, dan dedikasi dalam menjalankan tugas serta keikhlasan dalam melayani masyarakat,” tambahnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.
Baca Juga : Muscab PPP se-Sulsel: Kandidat Ketua DPC Diikat Pakta Integritas, Figur Eksternal Wajib Ikut Uji Kelayakan
“Semoga segala amal ibadah almarhum diterima dan dilipatgandakan oleh Allah SWT, serta diberikan tempat terbaik,” harapnya.
Sementara, salah satu masyarakat Bontonompo, Muhammad Nurdin, menyampaikan bahwa almarhum semasa hidupnya telah mengabdikan diri untuk daerah sejak awal karier hingga menjabat sebagai camat.
“Ajal adalah kepastian bagi setiap manusia. Karena itu, mari kita mengisi kehidupan dengan sebaik-baiknya sebagai bekal di akhirat. Kami mengajak semua pihak untuk mendoakan almarhum, memaafkan segala kesalahannya, serta amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT dan ditempatkan di tempat terbaik,” akunya.
