REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Bawaslu Kota Makassar resmi menutup rangkaian kegiatan Ngabuburit Pengawasan terakhir di bulan Ramadan tahun ini. Acara yang memadukan diskusi santai dan pengawasan partisipatif ini berlangsung khidmat di Aula Fakultas Hukum, Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Rabu (11/3/2026).
Edisi terakhir ini tidak hanya diisi dengan diskusi tentang kepemiluan, tetapi juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai pengawasan dan integritas di lingkungan pendidikan.
Ketua Bawaslu Makassar, Dede Arwinsyah menjelaskan beberapa poin utama yang dibahas dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga : Pastikan Kondisi Telah Aman dan Kondusif, NIPAH PARK Beroperasi Normal Pasca Kebakaran
“Secara umum kita melakukan evaluasi program, diantaranya meninjau efektivitas pengawasan literasi demokrasi, melibatkan mahasiswa dalam memahami peran pengawasan dalam menjaga transparansi refleksi spiritual, serta pemberian pemahaman singkat mengenai kaitan antara kejujuran dalam bekerja atau belajar dengan nilai ibadah puasa,” kata Dede.
Meski merupakan kegiatan terakhir, antusiasme peserta justru sangat terasa khususnya mahasiswa Fakultas Hukum Unibos yang berkumpul untuk mendengarkan diskusi tersebut.
“Kegiatan ini adalah cara kami membumikan konsep pengawasan. Tidak harus kaku, tapi bisa dibicarakan sambil diskusi,” tambah Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Kota Makassar, Risal Suaib.
Baca Juga : Karebosi Disiapkan Jadi Pusat HUT Ke-81 RI, Pemkot Makassar Matangkan Seluruh Persiapan
“Ini adalah penutup yang manis untuk agenda Ramadan kami di Unibos,” tutupnya. (*)
