REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Dosen Program Studi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Makassar (UNM), Sella Mawarni, M.Pd., melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pemanfaatan Generative AI dalam Penyusunan Aset Pembelajaran Digital yang Adaptif bagi Guru” di MAN Insan Cendekia Gowa, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Generative AI) untuk menghasilkan aset pembelajaran digital yang lebih inovatif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era transformasi digital. Pelatihan tersebut juga sejalan dengan semakin berkembangnya pemanfaatan AI sebagai pendukung profesionalisme guru dalam merancang pembelajaran.
Sella Mawarni selaku Ketua Tim menjelaskan bahwa pemanfaatan Generative AI tidak dimaksudkan menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat bantu yang mampu meningkatkan efisiensi sekaligus kreativitas dalam mendesain pembelajaran.
Baca Juga : Akses Terbatas, Warga Kaluku Bodoa Usulkan Pembangunan Jalan Alternatif saat Reses Edward Horas
“Guru tetap menjadi pengambil keputusan utama. AI membantu mempercepat proses penyusunan berbagai aset pembelajaran digital sehingga guru dapat lebih fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang bermakna,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar Generative AI, teknik menyusun prompt yang efektif, hingga praktik langsung membuat berbagai aset pembelajaran digital seperti bahan presentasi interaktif, media visual, lembar kerja, kuis digital, serta berbagai perangkat pembelajaran berbasis AI.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan pendekatan praktik langsung sehingga para guru dapat mencoba berbagai platform AI untuk menghasilkan materi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Baca Juga : PPG Zaman Baheula
Tim pengabdian terdiri atas Dr. H. Abdul Haling, M.Pd., Dedy Aswan, M.Pd., Herawan Hisanan, S.Pd., M.Pd., dan Nuraini Yusuf, S.Pd., M.Ed., yang mendampingi peserta selama pelatihan berlangsung.
Para guru MAN Insan Cendekia Gowa menyambut positif kegiatan tersebut karena memberikan wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi AI secara etis, efektif, dan bertanggung jawab dalam dunia pendidikan.
Melalui kegiatan ini, FIP UNM berharap kompetensi digital guru semakin meningkat sehingga mampu menghasilkan pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21. (*)
