0%
logo header
Jumat, 18 September 2026 14:06

PLN UID Sulselrabar Dorong Kemandirian Masyarakat Sinjai melalui Program TJSL Digital Skill Bootcamp dan Peresmian Sentra Peternakan NUMA Farm

Rizal
Editor : Rizal
Manager PLN ULP Sinjai, Raden Okhy Lovyanda Saputra, menyerahkan secara simbolis bantuan Program TJSL PLN Peduli Nusantara Muda Berdaya untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi ekonomi di Kabupaten Sinjai. (Foto: Istimewa)
Manager PLN ULP Sinjai, Raden Okhy Lovyanda Saputra, menyerahkan secara simbolis bantuan Program TJSL PLN Peduli Nusantara Muda Berdaya untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi ekonomi di Kabupaten Sinjai. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha dan pengembangan potensi ekonomi lokal.

Berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai dan Nusantara Muda Berdaya, PLN menggelar Digital Skill Bootcamp sekaligus meresmikan sentra peternakan NUMA Farm di Kabupaten Sinjai.

Program ini mengintegrasikan dua pendekatan pemberdayaan, yakni peningkatan keterampilan digital melalui Digital Skill Bootcamp serta penguatan ekonomi produktif masyarakat melalui Desa Inspiratif dengan pengembangan sentra peternakan NUMA Farm.

Baca Juga : DPRD Makassar dan Pemkot Sepakati KUPA-PPAS Perubahan 2026

Pelatihan Digital Skill Bootcamp yang berlangsung pada 31 Agustus hingga 1 September 2026 di Aula Paripurna diikuti oleh puluhan peserta dari kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sinjai. Para peserta dibekali berbagai keterampilan praktis, mulai dari desain grafis, digital marketing, hingga content creation.

Melalui pelatihan tersebut, para pelaku UMKM didorong untuk semakin adaptif dalam memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan kualitas promosi, memperluas jangkauan pemasaran produk, serta memperkuat daya saing usaha.

Program ini sekaligus diharapkan dapat mendorong tumbuhnya pelaku usaha lokal yang kreatif, mandiri, dan mampu mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Sinjai.

Baca Juga : PLN Tempuh Berbagai Langkah Percepatan untuk Pulihkan Keseimbangan Sistem Sulbagsel

Tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM, PLN UID Sulselrabar juga mendorong terciptanya sumber ekonomi produktif masyarakat melalui peresmian sentra peternakan NUMA Farm. Program ini dikembangkan sebagai wadah pemberdayaan peternak sekaligus mendorong pengelolaan sektor peternakan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Sebagai modal pengembangan peternakan, PLN melalui program TJSL memberikan dukungan 8 ekor sapi Limousin  yang menjadi aset produktif NUMA Farm. Dukungan tersebut dilengkapi dengan sarana dan prasarana peternakan, mulai dari kandang, penyediaan pakan, vitamin dan vaksin, hingga dukungan tenaga kesehatan.

Melalui pengelolaan dan pendampingan secara berkelanjutan, aset produktif tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga : Cetak Agen Perubahan Digital untuk Wujudkan Desa Berdaya, B-Power PLN UID Sulselrabar Raih Gold InTechSEA Awards 2026

Mewakili Pemerintah Kabupaten Sinjai, Sudirman selaku Bendahara Kecamatan Sinjai Selatan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi PLN Peduli dan Nusantara Muda Berdaya yang menggabungkan peningkatan kapasitas pelaku UMKM dengan pengembangan sektor peternakan sebagai sumber ekonomi produktif masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Sinjai menyambut baik dan memberikan apresiasi atas dukungan PLN Peduli melalui program ini. Digital Skill Bootcamp memberikan keterampilan yang relevan bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya di era digital, sementara pengembangan NUMA Farm membuka peluang ekonomi produktif melalui sektor peternakan. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas serta turut mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Sinjai,” ujar Sudirman.

Pada kesempatan berbeda, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah , mengatakan program TJSL tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN untuk hadir dan tumbuh bersama masyarakat dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki daerah.

Baca Juga : Membanggakan, Syafira Aulia Ramadhani Raih Winner Duta Baju Bodo 2026 di Pinrang

“PLN tidak hanya hadir melalui penyediaan energi listrik, tetapi juga berupaya menghadirkan energi perubahan bagi masyarakat. Melalui Digital Skill Bootcamp, kami mendorong para pelaku UMKM di Sinjai agar semakin adaptif, kreatif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar,” ungkap Edyansyah.

“Sementara melalui NUMA Farm, dukungan delapan ekor sapi Limousin kami harapkan dapat menjadi aset produktif yang terus berkembang dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Kolaborasi keduanya diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan yang mendorong masyarakat semakin mandiri dan berkelanjutan,” tambahnya.

Salah seorang peserta Digital Skill Bootcamp, Bahtiar mengaku pelatihan tersebut memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha.

Baca Juga : Membanggakan, Syafira Aulia Ramadhani Raih Winner Duta Baju Bodo 2026 di Pinrang

“Pelatihan Digital Skill Bootcamp ini memberikan pengalaman dan ilmu praktis yang sangat kami butuhkan. Kami diajarkan cara membuat desain produk yang menarik, mengelola media sosial, hingga memahami strategi pemasaran digital. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih percaya diri dalam mempromosikan produk dan potensi Sinjai serta mengembangkannya menjadi peluang bisnis,” ungkap Bahtiar.

Melalui sinergi PLN Peduli, Pemerintah Kabupaten Sinjai, Nusantara Muda Berdaya, NUMA Farm program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan yang saling terhubung. Penguatan keterampilan digital menjadi pengungkit bagi pelaku UMKM untuk memperluas akses pasar, sementara pengembangan NUMA Farm menjadi upaya membangun aset produktif berbasis potensi sektor peternakan daerah.

Kehadiran sentra peternakan NUMA Farm dengan 8 ekor sapi Limousin sebagai aset produktif diharapkan menjadi langkah awal dalam mengembangkan usaha peternakan yang dapat terus tumbuh, membuka peluang ekonomi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga : Membanggakan, Syafira Aulia Ramadhani Raih Winner Duta Baju Bodo 2026 di Pinrang

Di sisi lain, keterampilan digital yang diperoleh para peserta diharapkan dapat mendukung promosi berbagai produk dan potensi lokal Sinjai agar menjangkau pasar yang semakin luas.

Melalui program TJSL, PLN UID Sulselrabar terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi diarahkan pada peningkatan kapasitas, penguatan usaha produktif, pengembangan potensi lokal, serta terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646