0%
logo header
Senin, 23 Oktober 2023 14:26

Optimalisasi Sumur Dalam dan Sistem Teknologi Digital, Strategi PAM Tirta Karajae Minimalisir Aduan Pelanggan

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket : Mobil tangki milik PAM Tirta Karajae Parepare saat melayani permintaan air (istimewa)
Ket : Mobil tangki milik PAM Tirta Karajae Parepare saat melayani permintaan air (istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE — Perumda Air Minum (PAM) Tirta Karajae Parepare ternyata sudah mempersiapkan strategi dalam meminimalisir aduan pelanggan hingga permintaan mobil tangki.

Hingga akhir Oktober 2023, jumlah aduan pelanggan dan layanan telepon permintaan mobil tangki terkait gangguan distribusi air serta panggilan permintaan air bersih, tercatat diangka normal.

Hal itu dipaparkan Asisten Manager layanan mobil tangki Perumda Air Minum (PAM) Tirta Karajae, Efendi Rasyid.

Baca Juga : 500 Offroader Jelajahi Rute Makassar-Parepare, Tasming Hamid Dukung Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri

“Permintaan air bersih sebatas kendala teknis. Permintaan air bersih dengan mobil tangki hanya karena kendala mati lampu, itupun ada yang belum sempat kita antarkan airnya sudah mengalir kembali,” ujar nya saat ditemui Senin (23/10/2023).

Layanan mobil tangi sebut Efendy Rasyid, justru banyak melayani masyarakat non langganan.

“Yang ada justru masyarakat non langganan, yang biasanya memakai sumur bor yang banyak kami layani,” beber Efendy.

Baca Juga : Ayahanda Wakil Wali Kota Hermanto Berpulang, Tasming Hamid Melayat ke Rumah Duka

Hal yang sama diungkapkan Asisten Manager bagian Humas PAM Tirta Karajae Andi Fatahuddin. Ia menjelaskan, jumlah aduan pelanggan dinomor 08114216500 terkait ketersediaan air, masih normal.

“Kebanyakan pelanggan yang wilayahnya terdampak kendala teknis seperti adanya perbaikan atau pemeliharaan pompa atau pemadaman listrik,” jelas Andi Fat sapaan akrabnya.

Direktur PAM Tirta Karajae Andi Firdaus Djollong Menjelaskan, Support pemerintah kota yang menghadirkan terobosan untuk pemenuhan Air bersih sebagai hak dasar masyarakat.

Baca Juga : Wali Kota Parepare Lepas Rombongan PC NU Ikuti Muktamar NU ke-35 di Jombang

“Pointnya adalah, optimalisasi sumur dalam yang diinisiasi Wali Kota Taufan Pawe dalam hal pemenuhan air bersih,” jelasnya.

Ia menambahkan, diterapkannya sistem teknologi digital pada pengolahan produksi Salo Karajae diharapkan dapat mengatur jumlah produksi sumur dalam.

“Jadi sistem akan otomatis menghitung jumlah debit air dari sumur untuk pemenuhan jumlah produksi salo karajae”, pungkasnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646