0%
logo header
Jumat, 14 November 2025 07:34

Pemkab Gowa Dukung Program Pengukuran Indeks Kompetensi Digital ASN Komdigi

Chaerani
Editor : Chaerani
Pemkab Gowa jadi lokasi pilot project program Pengukuran Indeks Kompetensi Digital ASN yang dilaksanakan Komdigi bekerjasama Universitas Gadjah Mada. Pertemuan ini berlangsung di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Pemkab Gowa jadi lokasi pilot project program Pengukuran Indeks Kompetensi Digital ASN yang dilaksanakan Komdigi bekerjasama Universitas Gadjah Mada. Pertemuan ini berlangsung di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program Pengukuran Indeks Kompetensi Digital Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dimana program ini digagas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada.

Kegiatan yang berlangsung di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa ini merupakan pilot project pertama di wilayah Sulawesi, setelah sebelumnya dilaksanakan di Samarinda dan Gunung Kidul.

Baca Juga : Keberadaan KDMP Dinilai Akan Perkuat Ekonomi Warga Gowa

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis menilai bahwa pengukuran ini menjadi langkah penting untuk memperkuat arah pengembangan sumber daya aparatur di era digital. Ia menyebut hasil pengukuran akan menjadi dasar pengelompokan dalam pembinaan dan peningkatan kompetensi ASN.

“Dengan adanya pengukuran ini, kita bisa mengetahui tingkat kesiapan ASN dalam menghadapi tantangan digital, sekaligus menjadi panduan untuk pembinaan yang lebih terarah,” ujarnya, dalam pertemuan, kemarin.

Ia menambahkan, kemampuan digital aparatur yang terukur akan berpengaruh langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan pembangunan arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagaimana amanah peraturan perundangan.

Baca Juga : Ini Tips dari PLN untuk Hitung Komponen Pembayaran Listrik dan Atur Pola Pemakaian

“Semakin tinggi kompetensi digital ASN, semakin cepat pula kita membangun sistem pemerintahan yang terintegrasi dan efisien,” katanya.

Andy Azis juga menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap langkah transformasi digital agar tidak menimbulkan risiko baru di kemudian hari.

“Digitalisasi yang tidak terencana justru bisa menimbulkan kesenjangan dan rentan terhadap serangan. Karena itu, kegiatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memastikan transformasi digital berjalan efektif dan efisien,” tegasnya.

Baca Juga : Puluhan Siswa SD Gamaliel Makassar Bergembira di Kids Hotel Adventure Aston

Sementara itu, Kepala Pusat Ekosistem Digital dan SDM Komdigi, Nusirwan, mengapresiasi peningkatan signifikan indeks masyarakat digital di Gowa yang dirilis Komdigi beberapa waktu lalu. Ia menyebut bahwa peningkatan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan publik digital.

“Gowa menunjukkan tren positif dalam indeks masyarakat digital. Konsekuensinya, pemerintah daerah perlu menyiapkan aparatur yang mampu menjawab tantangan itu. Karena itu, pengukuran kompetensi digital ini menjadi langkah awal yang penting,” ucapnya.

Salah seorang peserta, Pranata Komputer Pemkab Gowa, Muhammad Ridho FM menyambut baik pelaksanaan pengukuran ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi dasar untuk pengembangan kompetensi digital ASN berbasis data yang lebih akurat.

Baca Juga : Pemkab Gowa Gandeng BPN Percepat Sertifikasi Ribuan Tanah Milik Daerah

“Selama ini kita berupaya mengembangkan diri secara mandiri. Dengan pengukuran ini, arah pembinaan akan lebih jelas dan sesuai kebutuhan,” tuturnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646