REPUBLIKNEWS.CO.ID, SELAYAR — Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1415/Selayar terus mempercepat proses pembukaan jalan tani sepanjang 1,2 kilometer di Desa Tamalanrea, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pembangunan jalan tersebut diproyeksikan menjadi akses penghubung antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas pertanian masyarakat di kawasan tersebut.
Di tengah proses pengerjaan, Satgas TMMD sempat menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan. Selain alat berat yang mengalami hambatan operasional, jalur perintisan awal juga diketahui berada di area dengan kontur cukup terjal dan dinilai berisiko terhadap proses pengerjaan.
Baca Juga : Warga Batangmata Sapo Matangkan Persiapan Sambut Pangdam Hasanuddin
Setelah dilakukan koordinasi bersama personel lapangan dan mempertimbangkan efektivitas waktu pelaksanaan program TMMD, jalur pembukaan jalan akhirnya dialihkan ke rute yang lebih aman dan memungkinkan untuk dikerjakan lebih cepat.
Saat ini, progres pembukaan jalan tani tersebut disebut telah mendekati tahap penyelesaian.
Salah seorang personel Satgas TMMD dari Yonif Raider 721/Makkasau, Serda Wahyu, mengaku kegiatan TMMD di Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi pengalaman pertamanya terlibat langsung dalam operasi teritorial TNI melalui program pembangunan masyarakat.
Baca Juga : Hari ke-22 TMMD Selayar, Dua Jalan Tani Rampung 100 Persen
“Di sini kami melaksanakan operasi selain perang melalui kegiatan TMMD ke-128 di Kabupaten Selayar. Ini pengalaman baru bagi saya karena pertama kali ikut kegiatan seperti ini,” ujarnya, Kamis (14/05/2026).
Menurutnya, keterlibatan personel TNI dalam program TMMD bukan hanya membantu percepatan pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat.
Ia juga mengaku terkesan dengan kondisi alam serta keramahan masyarakat selama bertugas di lokasi TMMD.
“Selayar sangat bagus, tanahnya subur dan masyarakatnya ramah-ramah. Kami berharap pembukaan jalan ini bisa membantu warga dan mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari,” katanya.
Baca Juga : Gotong Royong di Tengah Hujan, Drainase Jalan Tani TMMD Selayar Terus Dikebut
Pembukaan jalan tani tersebut dinilai memiliki dampak penting bagi masyarakat Desa Tamalanrea karena melintasi kawasan pertanian jagung serta perkebunan jeruk manis milik warga yang selama ini cukup sulit dijangkau kendaraan.
Dengan hadirnya akses baru tersebut, mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian diharapkan menjadi lebih mudah dan efisien.
Selain memperlancar aktivitas ekonomi warga, jalan tani itu juga diproyeksikan membuka konektivitas antarwilayah di Desa Tamalanrea yang sebelumnya masih terkendala akses transportasi.
Baca Juga : Tim Wasev Pastikan Program TMMD Selayar Tepat Sasaran
Program TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar sendiri merupakan bentuk sinergi TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan dan kawasan yang sulit dijangkau.
