REPUBLIKNEWS.CO.ID, SELAYAR — Masyarakat Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, menggelar rapat koordinasi usai salat Isya berjamaah di Masjid Nurul Yaqin Muhammadiyah, Sabtu (16/05/2026) malam.
Pertemuan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, pemerintah kelurahan, serta para kepala lingkungan se-Kelurahan Batangmata Sapo.
Rapat membahas berbagai persiapan menjelang kunjungan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko ke lokasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1415/Selayar yang saat ini berlangsung di Batangmata Sapo sejak dibuka pada Rabu (22/04/2026).
Baca Juga : Hari ke-22 TMMD Selayar, Dua Jalan Tani Rampung 100 Persen
Pertemuan dipimpin langsung oleh Brigjen TNI (Purn) Nur Salam. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesiapan seluruh lapisan masyarakat dalam menyambut kedatangan Pangdam XIV/Hasanuddin di Batangmata Sapo yang kini menjadi salah satu fokus pembangunan pada program TMMD ke-128 di bawah pimpinan Dansatgas Letkol Czi Yudo Harianto.
Batangmata Sapo sendiri memiliki nilai historis tersendiri di Kabupaten Kepulauan Selayar. Wilayah tersebut dikenal sebagai daerah asal Laksamana Muda Andi Abdul Aziz yang kini menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Maritim (Pangkoarmada) II.
Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari persiapan acara syukuran untuk personel Satgas TMMD, pengaturan kunjungan Pangdam ke sejumlah sasaran fisik TMMD, hingga kesiapan konsumsi bagi ribuan tamu yang diperkirakan hadir saat penutupan program pada Kamis (21/05/2026) mendatang.
Baca Juga : Jalan Tani TMMD Selayar di Tamalanrea Hampir Rampung, Akses Pertanian Segera Terbuka
Beberapa sasaran fisik yang direncanakan akan dikunjungi di antaranya rehabilitasi masjid, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga pembukaan jalan tani sepanjang 3.350 meter yang menghubungkan Lapangan Sukadin Batangmata Sapo menuju kawasan pesisir timur Pulau Selayar berbatasan dengan Desa Balang Butung.
Pembangunan jalan tani tersebut menjadi salah satu program prioritas yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena membuka akses menuju lahan pertanian dan perkebunan yang selama puluhan tahun sulit dijangkau.
Rapat koordinasi juga melibatkan para ibu rumah tangga yang membahas persiapan konsumsi bagi lebih dari 1.000 tamu undangan. Warga berencana menyiapkan berbagai hidangan tradisional khas Selayar sebagai bentuk rasa syukur atas pelaksanaan TMMD ke-128 di wilayah mereka.
Baca Juga : Gotong Royong di Tengah Hujan, Drainase Jalan Tani TMMD Selayar Terus Dikebut
Sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada personel Satgas TMMD yang telah bekerja selama kurang lebih satu bulan, masyarakat juga berencana menyajikan olahan dua ekor sapi, dua ekor rusa, serta berbagai menu ikan untuk santap bersama prajurit TNI-Polri pada malam syukuran.
Acara tersebut nantinya juga akan diramaikan hiburan rakyat dan panggung prajurit usai kegiatan seremonial penutupan TMMD.
Lurah Batangmata Sapo, Achmad Nasrun, dalam kesempatan itu mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan agenda besar tersebut dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.
Baca Juga : Tim Wasev Pastikan Program TMMD Selayar Tepat Sasaran
“Kegiatan ini bukan hanya tentang penyambutan tamu, tetapi juga bentuk rasa syukur masyarakat atas hadirnya program TMMD yang telah membantu membuka akses dan pembangunan di wilayah kami,” ujarnya.
Sementara itu, Brigjen TNI (Purn) Nur Salam yang pernah menjabat sebagai Kadisbintalad dan Wakil Askomlek Mabes TNI mengimbau masyarakat agar terus menjaga kekompakan serta bahu-membahu dalam mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan.
Menurutnya, kehadiran program TMMD di Batangmata Sapo menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.
Baca Juga : Tim Wasev Pastikan Program TMMD Selayar Tepat Sasaran
“Jalan tani yang selama bertahun-tahun diharapkan masyarakat kini mulai terwujud. Ini menjadi bentuk nyata kebersamaan antara TNI dan rakyat.
Karena itu, mari kita syukuri bersama dengan menjaga kekompakan dan semangat gotong royong,” ujar Nur Salam dalam rapat tersebut.
