0%
logo header
Rabu, 15 Juli 2026 15:46

90 Siswa-siswi Dari Gowa akan Belajar di Sekolah Rakyat Terpadu

Chaerani
Editor : Chaerani
Sebanyak 90 siswa-siswi dari Kabupaten Gowa akan mengikuti pembelajaran di SRT pada Tahun Ajaran 2026/2027. Mereka di lepas secara simbolik, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Sebanyak 90 siswa-siswi dari Kabupaten Gowa akan mengikuti pembelajaran di SRT pada Tahun Ajaran 2026/2027. Mereka di lepas secara simbolik, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Sebanyak 90 siswa-siswi dari Kabupaten Gowa akan mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) pada Tahun Ajaran 2026/2027. Dari jumlah tersebut sebanyak 60 siswa akan menempuh pendidikan di SRT Takalar, dan 30 siswa lainnya bersekolah di SRT Tingkat Provinsi Sulsel di Makassar.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Firdaus mengatakan, 90 siswa dari Kabupaten Gowa ini akan mengikuti pembelajaran di SRT yang ada di Kabupaten Takalar maupun di Makassar yang menjadi lokasi SRT di Sulawesi Selatan. Dimana para siswa ini berasal dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Alhamdulillah hari ini kita akan melepaskan siswa-siswi Sekolah Rakyat mulai dari tingkat dasar, menengah pertama hingga menengah atas. Sebanyak 60 orang akan belajar di Kabupaten Takalar, sedangkan sisanya ditempatkan di Sekolah Rakyat Provinsi,” katanya, usai dilepas secara simbolik, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, kemarin.

Baca Juga : Serbu Kalla Toyota, Hadirkan Flash Sale Akhir Pekan dan Banyak Penawaran Spesial

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Ia berharap seluruh peserta didik dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Tetaplah semangat anak-anak, raihlah masa depanmu setinggi mungkin” ucapnya.

Sementara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Gowa, drg. Rahmawati Djalil menegaskan, kegiatan pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi awal perjalanan besar bagi para siswa dalam membentuk karakter, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa.

Baca Juga : 4 Dosen Unsa Makassar Kembali Ditugaskan jadi Asesor Seleksi PPG Prajabatan 2026

“Hari ini adalah titik awal perjalanan besar anak-anak sekalian untuk membentuk karakter, memperluas wawasan, mengasah kemampuan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang kelak mampu memimpin bangsa dan negara,” ujarnya.

Rahmawati menjelaskan, setiap anak memiliki mimpi yang layak diperjuangkan. Menurutnya, seluruh cita-cita tersebut dapat diwujudkan melalui semangat belajar, kerja keras, kedisiplinan, dan doa.

Ia pun mengajak seluruh siswa memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat sebagai peluang emas untuk mengubah masa depan.

Baca Juga : Lantik Pejabat Fungsional, Wali Kota Makassar Titip Tugas Khusus untuk Kepala UPT TPA Tamangapa

“Jadikan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat sebagai kesempatan emas untuk mengubah masa depan. Pendidikan bukan sekadar jalan menuju pekerjaan, tetapi jalan untuk membangun kehidupan yang lebih bermartabat,” tuturnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari semakin banyaknya anak yang memperoleh pendidikan yang layak, tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia, dan kelak kembali mengabdi untuk membangun Kabupaten Gowa.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah Rakyat 24 Gowa, Anwar menjelaskan, para siswa yang dilepas masih berada pada tahap pra-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebelum mengikuti pembukaan MPLS di lokasi masing-masing.

Baca Juga : PLN UID Sulselrabar Pantau Sistem Kelistrikan 24 Jam dan Tinjau Langsung Optimalisasi Pembangkit

“Kami berharap seluruh orang tua memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan,” terang Anwar.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646