0%
logo header
Selasa, 14 Juli 2026 09:31

Capai Rp45 Juta, Sutera Cura’ Labba Gowa Dominasi Penjualan Kriya dan Wastra di Pameran Dekranasda

Chaerani
Editor : Chaerani
Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah saat memamerkan salah satu produk kriya dan wastra di Pameran HUT Dekranasda Ke-64 Tahun, di TSM Makassar. (Dok. Humas Gowa)
Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah saat memamerkan salah satu produk kriya dan wastra di Pameran HUT Dekranasda Ke-64 Tahun, di TSM Makassar. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Produk-produk kerajinan yang dihadirkan Dekranasda Gowa pada Pameran Kriya dan Wastra Nusantara di Trans Studio Mall (TSM) Makassar mencapai Rp45 juta.

Kegiatan yang berlangsung sejak 8 hingga 12 Juli 2026 ini menjadi salah satu rangkaian dari Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranasda Ke-64 Tahun.

Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah mengatakan, produk kerajinan lokal yang dipasarkan di stand Dekranasda Gowa cukup diminati pengunjung. Hal ini terlihat dari angka penjualan yang cukup tinggi sebesar Rp45 juta.

Baca Juga : Serbu Kalla Toyota, Hadirkan Flash Sale Akhir Pekan dan Banyak Penawaran Spesial

“Hasil penjualan produk kriya dan wastra yang kami pasarkan sangat luar biasa, jauh di atas ekspektasi kami,” katanya, dalam keterangan resminya, kemarin.

Tenri Indah mengungkapkan, produk unggulan yang banyak diminati dalam pameran tersebut yakni sarung sutra cura’ labba. Termasuk turunannya yaitu dress dan outer berbahan sutra corak labba, baju bodo berbahan sutra, aneka tas rajutan dan anyaman bambu, hingga aneka aksesoris seperti boneka rajut, gelang-gelang, dan gantungan kunci.

“Kami berharap ke depannya lebih banyak produk unggulan Kabulaten Gowa yang dikenal di seluruh Indonesia dan dapat bersaing hingga tingkat internasional,” ungkapnya.

Baca Juga : 4 Dosen Unsa Makassar Kembali Ditugaskan jadi Asesor Seleksi PPG Prajabatan 2026

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa, Muh Fajaruddin mengatakan, beberapa tokoh penting yang memakai produk Kabupaten Gowa, seperti Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memakai baju dari sutra Gowa dan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin memakai Baju Bodo Gowa.

“Terima kasih pak Mendagri memakai baju dari sutra Gowa, terima kasih juga ibu Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur memakai Baju bodo Gowa dan ibu Wakil Ketua Dekranas memakai sarung sutra binaan Dekaranasda Gowa,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai ajang promosi produk kerajinan nusantara yang tentunya akan berdampak pada sektor ekonomi.

Baca Juga : Lantik Pejabat Fungsional, Wali Kota Makassar Titip Tugas Khusus untuk Kepala UPT TPA Tamangapa

Tito menilai bahwa, industri kerajinan dunia memiliki nilai ekonomi yang sangat besar. Belum lagi produk lokal Indonesia memiliki keunggulan yang tidak dimiliki negara lain, termasuk memiliki keberagaman produk kerajinan yang lahir dari kekayaan budaya, suku, serta sumber daya alam yang tersebar di seluruh nusantara.

“Indonesia adalah negara dengan kerajinan tangan paling beragam di dunia. Setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing karena kita memiliki begitu banyak suku, budaya, dan sumber daya alam yang berbeda-beda,” ujarnya.

Hal ini pun menjadi modal besar untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain utama industri kerajinan dunia. Olehnya itu, dirinya mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk Dekranas dan pemerintah daerah, agar terus mengembangkan inovasi produk, meningkatkan kualitas, serta memanfaatkan bahan baku lokal yang selama ini belum diolah secara optimal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Baca Juga : PLN UID Sulselrabar Pantau Sistem Kelistrikan 24 Jam dan Tinjau Langsung Optimalisasi Pembangkit

“Apabila potensi tersebut dikelola secara serius dan berkelanjutan, industri kerajinan Indonesia tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan para perajin,” ungkapnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646