0%
logo header
Rabu, 25 Januari 2023 00:03

Pemkab Gowa Manfaatkan Investasi Pendidikan Untuk Tingkatkan Kualitas SDM

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat memberikan kuliah umum pada pembukaan kelas perdana program Mahasantri, di Ruang Rapat Senat Rektorat UIN Alauddin Makassar, Samata, Selasa (24/01). (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat memberikan kuliah umum pada pembukaan kelas perdana program Mahasantri, di Ruang Rapat Senat Rektorat UIN Alauddin Makassar, Samata, Selasa (24/01). (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa mencanangkan sejumlah program investasi pendidikan dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satunya melalui Program Mahasantri atau pemberian beasiswa sarjana dan penghafal Alquran kepada lulusan SMA terbaik di wilayah Kabupaten Gowa.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, dalam membangun suatu daerah bukan ditentukan oleh sumber daya alamnya tapi ditentukan oleh sumber daya manusianya. Sehingga investasi pendidikan tidak bisa disandingkan dengan pembangunan infrastruktur yang bisa terlihat hanya dalam waktu 1 hingga 2 tahun.

“Investasi pendidikan yang kita lakukan hari ini memang akan terlihat dalam waktu 10 hingga 15 tahun kedepan. Meski demikian ini akan sangat berguna untuk anak dan cucu kita suatu saat nanti,” ungkapnya di sela-sela Kuliah Umum Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia Paripurna di Kabupaten Gowa yang berlangsung di Ruang Rapat Senat Rektorat UIN Alauddin Makassar, Samata, Selasa (24/01/2023).

Baca Juga : Gelar Seminar Nasional Arbitrase, Fakultas Hukum Unhas Siap Bermitra dengan BANI

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembukaan kuliah perdana Mahasantri yang merupakan program Pemerintah Kabupaten Gowa bekerjasama Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Dalam kesempatan tersebut hadir Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, para Wakil Rektor, Asisten Bidang Pemerintahan dan SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.

Adnan menyebutkan, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas yang didorong selama masa kepemimpinannya. Bahkan secara khusus visi Pemerintah Kabupaten Gowa pada 2021 hingga 2026 mendatang yakni “Terwujudnya Masyarakat yang Unggul dan Tangguh dengan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik”. Hal ini tentunya berkorelasi dengan salah satu misinya yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang unggul dan inklusif.

“Program Mahasantri ini bagian dari misi Kabupaten Gowa untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jadi kita memang konsen terhadap pengembangan SDM seperti program Mahasantri dan beberapa program lainnya,” sebut Adnan.

Baca Juga : 70 Warga Binaan Penyalahgunaan Narkotika Rutan Makassar Ikut Program Rehabilitasi Medis

Adapun beberapa program prioritasnya dalam hal pengembangan SDM yakni pendidikan gratis, Investasi Sumber Daya Manusia (SDM) Seperempat Abad, Pencerahan Qalbu Jum’at Ibadah, peningkatan kapasitas imam masjid, guru agama, dan program satu desa/kelurahan satu sarjana.

“Kita berharap melalui program-program tersebut dapat meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Gowa yang berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara,” harapnya.

Sementara Tim Pengelola Kelas Khusus Prodi Ilmu Quran Program Mahasantri Muhsin Mahfuzh mengatakan, pembelajaran akademik dalam program ini telah dimulai sejak 2 Januari 2023 lalu. Dalam proses jadwal pembelajarannya terbagi dalam tiga blok. Blok pertama proses pembelajaran berlangsung mulai 2 hingga 12 Januari 2023, selanjutnya jadwal blok kedua pada 16 hingga 26 Januari 2023, dan blok ketiga pada Februari 2023 nanti.

Baca Juga : Event Beautiful Malino Berhasil Masuk KEN Kemenparekraf 2023

“Sistem blok ini digunakan karena perkualiahan semester ganjil sudah berjalan dan semester genap perkuliahan akan normal kembali,” jelasnya.

Lembaga Mahasantri ini merupakan bagian dari program Satu Hafidz Satu Desa/Kelurahan, dimana dalam implementasinya, para mahasantri akan belajar dan menghafal Alquran. Selanjutnya mengikuti pendidikan kelas khusus Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir yang memiliki kualifikasi hafiz Alquran. Santri yang mengikuti program tersebut akan menjadi lulusan UIN Alauddin Makassar serta mendapat ijazah resmi, serta menjadi penghafal Alquran.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646