0%
logo header
Kamis, 26 Februari 2026 17:18

Penguatan Literasi Keuangan ke Wilayah, Jangkau 10.093.603 Masyarakat

Chaerani
Editor : Chaerani
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi. (Dok. Otoritas Jasa Keuangan)
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi. (Dok. Otoritas Jasa Keuangan)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan sepanjang Januari 2026 pihaknya berhasil memperkuat edukasi sektor keuangan melalui 7.130 kegiatan di seluruh wilayah Indonesia.

Melalui program literasi dan inklusi keuangan ini pun telah menjangkau hingga 10.093.603 masyarakat dari berbagai kolompok. Mulai dari perempuan, kelompok pemuda atau pelajar, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), disabilitas, dan lainnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK), OJK Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan, program-program edukasi yang dilakukan di seluruh daerah ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki tingkat literasi keuangan yang baik.

Baca Juga : Keberadaan KDMP Dinilai Akan Perkuat Ekonomi Warga Gowa

“Dengan pemahaman yang baik ini maka masyarakat diharapkan mampu memilih dan memanfaatkan produk maupun layanan jasa keuangan seusai kebutuhan dan kemampuan,” ungkapnya, dalam keterangannya, kemarin.

Hal ini tentunya akan mendorong terciptanya kesejahteraan keuangan secara berkelanjutan. Upaya peningkatan literasi keuangan tersebut juga didukung oleh penguatan program inklusi keuangan melalui kolaborasi dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Ia menambahkan, pada periode 1 Januari 2025 hingga 31 Januari 2026 telah diselenggarakan implementasi program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) melalui penyelenggaraan 60.690 program yang telah menjangkau 339,3 juta peserta di seluruh Indonesia.

Baca Juga : Ini Tips dari PLN untuk Hitung Komponen Pembayaran Listrik dan Atur Pola Pemakaian

Kegiatan tersebut terdiri atas edukasi keuangan secara langsung sebanyak 37.930 kegiatan, serta edukasi keuangan digital sebanyak 22.760 konten. Adapun untuk wilayah pelaksanaan GENCARKAN telah menjangkau 505 dari 514 atau 98,24 persen kabupaten dan kota di Indonesia.

Sementara, di sisi lainnya yakni pada platform digital Sikapi Uangmu, yang berfungsi sebagai saluran komunikasi khusus untuk konten edukasi keuangan kepada masyarakat melalui minisite dan aplikasi, telah menerbitkan 373 konten edukasi, dengan total 3.782.998 viewers.

Selain itu, terdapat 44.134 pengguna Learning Management System Edukasi Keuangan (LMSKU), dengan total akses modul sebanyak 31.004 kali dan penerbitan 18.640 sertifikat kelulusan modul.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646