0%
logo header
Selasa, 14 April 2026 07:13

Pengunjung Kagumi Keindahan dan Keunikan Kawasan Museum Balla Lompoa

Chaerani
Editor : Chaerani
Salfitriani, Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) (jilbab abu-abu) bersama rekannya saat menikmati suasana di Kawasan Museum Balla Lompoa, belum lama ini. (Dok. Chaerani/Republiknews.co.id)
Salfitriani, Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) (jilbab abu-abu) bersama rekannya saat menikmati suasana di Kawasan Museum Balla Lompoa, belum lama ini. (Dok. Chaerani/Republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Konsep yang dihadirkan Kawasan Museum Balla Lompoa hari ini menambah kekaguman para pengunjung yang datang.

Hal ini diungkapkan Salfitriani, Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) saat berkunjung langsung bersama rombongan dari mahasiswa Jurusan Statistik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNM.

Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap Kawasan Museum Balla Lompoa yang dinilai memiliki daya tarik tersendiri, terutama dari segi arsitektur dan penataan lingkungan. Salah satu kekagumannya terletak pada rumah adat yang berdiri megah di kawasan tersebut.

Baca Juga : Keberadaan KDMP Dinilai Akan Perkuat Ekonomi Warga Gowa

“Saya melihat bahwa rumah adat yang didalamnya adalah sebuah museum menghadirkan kesan estetika yang kuat sekaligus merepresentasikan kekayaan budaya lokal dari daerah ini,” katanya, saat diwawancarai, di sela-sela kunjungannya, beberapa waktu lalu.

Menurut Salfitriani, keindahan Kawasan Museum Balla Lompoa tidak hanya terletak pada bentuk bangunannya yang besar dan ikonik, tetapi juga pada lingkungan sekitarnya yang bersih, rapi, dan terawat dengan baik. Apalagi, adanya taman bunga dengan jenis bunga yang beragam.

Selain itu, kawasan yang luas ini dinilai sangat mendukung untuk berbagai kegiatan. Mulai dari kegiatan kebudayaan, kegiatan ke-mahasiswaan, kegiatan kemasyarakatan hingga kegiatan pernikahan. Hal ini tentunya semakin menguatkan keberadaan Kawasan Museum Balla Lompoa yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata budaya sekaligus lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan masyarakat.

Baca Juga : Ini Tips dari PLN untuk Hitung Komponen Pembayaran Listrik dan Atur Pola Pemakaian

“Tempatnya sangat indah dan tertata. Selain itu, areanya luas, jadi sangat cocok untuk kegiatan seperti pesta pernikahan atau acara budaya lainnya,” ujarnya.

Dalam pengalamannya mengunjungi pusat sejarah dan kebudayaan seperti Museum Benteng Rotterdam, dirinya menilai jika Benteng Rotterdam lebih menonjolkan karakter bangunan bersejarah yang identik dengan nuansa museum dan peninggalan masa lampau.

Sementara itu, Kawasan Museum Balla Lompoa dianggap menghadirkan suasana yang berbeda. Meski tetap kental dengan nilai budaya, kawasan ini dinilai memiliki sentuhan yang lebih modern dalam konsep rumah adatnya.

Baca Juga : Puluhan Siswa SD Gamaliel Makassar Bergembira di Kids Hotel Adventure Aston

“Kalau di Rotterdam lebih terasa seperti museum dengan bangunan prasejarahnya, sedangkan Museum Balla Lompoa lebih hidup sebagai rumah adat yang terasa modern tetapi tetap mempertahankan budaya,” jelas Salfitriani.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646