0%
logo header
Selasa, 26 Maret 2024 12:51

Penilaian PPD 2024 Kabupaten Gowa Masuk Sepuluh Besar, Adnan Target Peringkat Tiga

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat memberikan penjelasan terkait inovasi Rumah Produktif yang diikuti sertakan pada penilaian PPD 2024. (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat memberikan penjelasan terkait inovasi Rumah Produktif yang diikuti sertakan pada penilaian PPD 2024. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa menjadi satu-satunya perwakilan kabupaten di Sulawesi Selatan yang berhasil masuk sepuluh besar pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2024 yang diselenggarakan oleh Bappenas RI.

Pemerintah Kabupaten Gowa pun masuk ketahapan penilaian selanjutnya yakni wawancara dan verifikasi lapangan oleh tim penilai. Wawancara dan verifikasi ini akan dilakukan terkait Inovasi Proksi Rumah Produktif yang dipercaya mampu jadi solusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan sejalan dengan tema rencana kerja pemerintah di 2024 yaitu mempercepat transformasi ekonomi yang inklusi dan berkelanjutan.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengungkapkan, presentasi ini merupakan tahap kedua setelah dirinya melakukan presentasi beberapa waktu lalu untuk menentukan daerah yang mewakili provinsi Sulawesi Selatan. Dalam penilaian PPD tahun ini, Pemkab Gowa menghadirkan inovasi Proksi Rumah Produktif sebagai upaya pemulihan perekonomian untuk mencetak usahawan baru dan meningkatkan kompetensi pelaku UMKM yang telah ada.

Baca Juga : Indosat dan Mastercard Kolaborasi Hadapi Tantangan Keamanan Siber

“Alhamdulillah kita menjadi satu-satunya daerah di Sulsel yang masuk 10 besar kabupaten terbaik di Indonesia untuk penghargaan ini. Kami bersama stakeholder terkait selalu bekerja memberikan yang terbaik untuk Gowa, Sulsel bahkan Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.

Ia pun optimis, jika tahun lalu Kabupaten Gowa bisa masuk rangking empat nasional dari 416 kabupaten se-Indonesia, maka di tahun ini pihaknya menargetkan dapat masuk rangking tiga besar secara nasional.

Ia menjelaskan, Inovasi Proksi Rumah Produktif ini merupakan inovasi baru. Dimana keberadaannya sebagai pusat informasi, konsultasi dan pelatihan UMKM serta menjadi sebuah ekosistem bisnis model pemberdayaan UMKM dari hulu ke hilir. Dimana dengan menggunakan pendekatan masalah dan kebutuhan pelaku UMKM.

Baca Juga : Satgas PASTI Blokir 13 Entitas Pinjol Ilegal, Modus Investasi Tanpa Izin

“Inovasi Rumah Produktif ini telah dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Gowa dan 167 desa/kelurahan yang didalamnya merupakan IKM binaan Dinas Perdastri, UMKM binaan Dinas Koperasi, serta Kampung Rewako dan BUMDes binaan Dinas PMD yang berproduksi secara simultan,” kata Adnan.

Lanjutnya, pada 2021 fungsi Rumah Produktif dijalankan oleh Dinas Perdastri dan Dinas Koperasi dan UMKM sebagai pusat informasi, konsultasi dan pelatihan bagi pelaku IKM/UMKM. Kemudian di 2022 selanjutnya dibuat penguatan melalui Rencana Aksi Rumah Produktif 2022-2024.

Kemudian, di 2023 layanan Rumah Produktif melalui Klinik UMKM di Pos Pelayanan Publik yang ada di sembilan kecamatan kemudian dialihkan dalam Mal Pelayanan Publik (MPP) Gowa yang dilengkapi Ruang Pelatihan UMKM.

Baca Juga : Tatap Pilkada Soppeng, Suwardi Haseng Intens Temui Masyarakat demi Dongkrak Elektabilitas

“Kehadiran inovasi yang ditujukan bagi pelaku UMKM ini memiliki dampak positif, kenapa kita ajukan ini pada penilaian PPD karena sangat erat hubungannya dengan pertumbuhan ekonomi kita. Alhamdulillah berkat ini kita mampu mengembalikan pertumbuhan ekonomi Gowa menjadi lebih baik yaitu naik menjadi 5,82 persen di 2023,” sebutnya.

Sementara, Tim Penilai Independen Avianti Fontana mengaku, dirinya melihat inisiatif dan karya pembangunan yang baik dari Kabupaten Gowa melalui Inovasi Proksi Rumah Produktif. Inovasi tersebut dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dilakukan secara berkelanjutan.

“Salah satu poin yang kami lihat bahwa inovasi ini menjadi peluang besar untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena dilibatkannya para pelaku usaha mikro kecil hingga desainnya khususnya dalam program inovatif Rumah Produktif ini,” katanya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646