REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Kehadiran Koperasi PKK di seluruh kecamatan diminta diperkuat perannya, utamanya dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
Dalam upaya memperkuat peran Koperasi PKK melalui para kader di tingkat kecamatan, TP PKK Kabupaten Gowa memberikan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi PKK. Kegiatan ini dilaksanakan Pokja 2 TP PKK Kabupaten Gowa, di Hotel Royal Bay Makassar.
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah mengatakan, kegiatan ini penting guna pengembangan usaha dan peningkatan kualitas koperasi PKK. Sehingga, diharapkan peserta bisa mengelola Koperasi PKK lebih profesional dan dapat menjadi inspirasi bagi perempuan untuk berwirausaha.
Baca Juga : Pemkab Gowa Gandeng BPN Percepat Sertifikasi Ribuan Tanah Milik Daerah
“Saya harap setelah mengikuti pelatihan ini ibu-ibu peserta dapat mengelola koperasi PKK atau usaha lain lebih baik dan profesional, dapat meningkatkan pendapatan keluarga, menjadi inspirasi bagi perempuan untuk berwirausaha serta berkontribusi dalam pembangunan daerah,” katanya, dalam kegiatan, kemarin.
Ia juga mendorong para kader PKK di berbagai tingkatan untuk turut aktif mendukung operasional koperasi. Ia menilai, keberadaan kader PKK yang telah menjangkau hingga tingkat Dasawisma menjadi potensi besar dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara kolektif.
“Jadi diharapkan PKK memang punya andil besar, punya peran penting dalam menggerakkan Koperasi di setiap wilayah masing-masing, bahkan diharapkan sudah memiliki koperasi yang berbadan hukum binaan TP PKK Kecamatan,” tambahnya.
Baca Juga : Pantau Progres, Bupati Syaharuddin Alrif Pimpin Rakor Evaluasi Koperasi Merah Putih
Sementara, Konsultan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Kamaruddin mengatakan, materi yang ia berikan seputar tata cara pendirian koperasi. Baik pada Koperasi PKK maupun Koperasi Merah Putih.
“Saya memberikan materi terkait manajemen koperasi, kelembagaan koperasi, kemudian permodalan hingga bagaimana usaha-usaha yang bisa dikembangkan pada koperasi. Tidak hanya itu saya memberikan contoh-contoh terkait menyusun laporan pertanggungjawaban daripada pengurus itu sendiri melalui laporan keuangannya seperti neraca,” jelasnya.
Ia berharap, dengan materi tersebut dapat menjadi landasan awal terbentuknya koperasi di kecamatan atau di desa maupun kelurahan masing-masing. Bahkan dirinya berharap TP PKK bisa turut andil dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
Baca Juga : Jadi Solusi Konkret Petani, Bupati Sidrap Resmikan dan Uji Coba Pengaliran JIAT
“Koperasi merah putih peran daripada PKK selain bisa menjadi pengurus bisa menjadi anggota, nanti dilihat dari pada pembentukan koperasi karena pembentukan Koperasi Merah Putih harus melalui musyawarah desa melalui lembaga permusyawaratan desa,” tuturnya.
