0%
logo header
Sabtu, 03 Oktober 2026 13:53

PLN UID Sulselrabar Sediakan Air Bersih untuk Sekolah, Resmikan Dua Sumur Bor di Soppeng

Rizal
Editor : Rizal
Keceriaan siswa dan guru SD Negeri 219 Madekkang Soppeng menyambut bantuan sumur bor dari TJSL PLN UID Sulselrabar. (Foto: Istimewa)
Keceriaan siswa dan guru SD Negeri 219 Madekkang Soppeng menyambut bantuan sumur bor dari TJSL PLN UID Sulselrabar. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menyediakan akses air bersih bagi sekolah melalui peresmian dua unit sumur bor di SD Negeri 219 Madekkang dan SMP Negeri 2 Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Senin (28/9/2026).

Bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini memberikan manfaat bagi 333 guru dan murid dalam memenuhi kebutuhan sanitasi dan operasional sekolah.

Peresmian dilaksanakan oleh Manager PLN ULP Pajalesang, Basri Kula, bersama pihak sekolah. Bantuan tersebut menjangkau 83 penerima manfaat di SD Negeri 219 Madekkang dan 250 penerima manfaat di SMP Negeri 2 Marioriwawo.

Baca Juga : Ubah Sampah Plastik Jadi Furnitur Bernilai Ekonomi, RAPPO Living PLN UID Sulselrabar Raih Gold ICA dan ISDA Awards 2026

Fasilitas yang dibangun berupa sumur bor dalam, dilengkapi pompa submersible dan instalasi pendukung untuk menyalurkan air bagi kebutuhan warga sekolah.

Sebelumnya, kedua sekolah menghadapi keterbatasan air bersih, terutama saat musim kemarau. Kondisi ini menghambat pemenuhan kebutuhan kebersihan dan sanitasi, bahkan membuat murid harus membawa air dari rumah.

Kehadiran sumur bor kini membantu sekolah memenuhi kebutuhan air untuk toilet, tempat wudhu, cuci tangan, serta pemeliharaan kebersihan lingkungan.

Baca Juga : Bahas Perkembangan Revisi UU Penyiaran, JMSI Sulsel Hadirkan Ketua KPI Pusat

Pada kesempatan berbeda, Plh General Manager PLN UID Sulselrabar, Albert Safaria, menyampaikan bahwa penyediaan air bersih merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan peningkatan kualitas lingkungan pendidikan.

“Air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang menunjang kesehatan dan kenyamanan warga sekolah. Melalui program TJSL ini, PLN ingin membantu guru dan murid menjalankan aktivitas belajar mengajar dengan lebih baik. Kami berharap fasilitas sumur bor ini dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya terus dirasakan oleh warga sekolah,” ungkap Albert.

Kepala SD Negeri 219 Madekkang, Haeruddin, menyampaikan apresiasi atas bantuan PLN yang telah menjawab kebutuhan air bersih di sekolahnya.

Baca Juga : Akal Sehat di Dalam Istana

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan sumur bor ini. Dahulu, ketika musim kemarau, anak-anak harus membawa air dari rumah karena ketersediaan air di sekolah terbatas. Sekarang air sudah melimpah dan dapat digunakan untuk kebutuhan operasional sekolah. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Haeruddin.

Hal senada disampaikan Kepala SMP Negeri 2 Marioriwawo, Nur Alam Sainuddin. Ia menyampaikan bahwa ketersediaan air bersih membawa perubahan bagi aktivitas guru dan murid, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian PLN terhadap kebutuhan sekolah. Sebelumnya, kami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih saat musim kemarau. Dengan adanya sumur bor ini, kebutuhan air untuk sanitasi dan kegiatan sehari-hari di sekolah dapat terpenuhi, sehingga guru dan murid dapat beraktivitas dengan lebih nyaman,” tuturnya.

Baca Juga : Perkuat Fungsi Lembaga, Komisi Yudisial Dorong Hakim Berintegritas dan Independen

Manfaat bantuan juga dirasakan langsung oleh Miska Maisarah, salah satu siswa SMP Negeri 2 Marioriwawo. Ia menyampaikan terima kasih karena sekolahnya kini tidak lagi mengalami kekurangan air bersih.

“Terima kasih kepada PLN karena sudah membantu menyediakan air bersih di sekolah kami. Dulu kami mengalami krisis air bersih, tetapi sekarang sudah tidak kekurangan air lagi,” ungkap Miska.

Ketersediaan air bersih di kedua sekolah turut mendukung pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan fasilitas yang memadai, sekolah diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan secara lebih konsisten dan mengurangi kendala pasokan air pada musim kemarau.

Baca Juga : Perkuat Fungsi Lembaga, Komisi Yudisial Dorong Hakim Berintegritas dan Independen

Program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya TPB 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak serta TPB 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Melalui kolaborasi dengan pihak sekolah, PLN UID Sulselrabar berupaya memastikan bantuan memberikan manfaat berkelanjutan bagi dunia pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646