Pos 2 Bawakaraeng Dirambah Hingga 3 Hektare, Camat Tinggimoncong: Pelaku Masih Ditelusuri

  • Bagikan
Camat Tinggimoncong Iis Nurismi, bersama staf dan Tripika langsung meninjau lokasi hutan yang dirambah di sekitar Pos 2 Gunung Bawakaraeng. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong merasa kecolongan dengan adanya aktivitas perambahan hutan lindung di kawasan pos dua Gunung Bawakaraeng yang terletak di Lingkungan Lembanna, Kelurahan Pattapang. Apalagi aktivitas perambahan itu sudah mencapai luasan 3 hektare (Ha).

Camat Tinggimoncong Iis Nurismi mengaku, dengan luasan sekitar 3 hektare ini mengindikasikan bahwa aktivitas perambahan ini sudah berjalan lama dan baru terdeteksi oleh pemerintah setempat.

“Kami bersama sejumlah staf, kepala desa, kepala dusun serta Tripika melakukan perjalanan menyusuri lokasi perambahan tersebut ,” katanya, Senin (26/04/2021).

Sementara, untuk pelaku perambahnya sementara dilakukan pendalaman oleh tim penegak hukum kehutanan.

Iis mengatakan, dulunya di lokasi perambahan itu diketahui pernah terjadi kebakaran hutan. Namun belum diketahui penyebabnya sebab waktu itu dirinya belum menjabat sebagai Camat Tinggimoncong.

” Perambahnya berkelompok. Untuk bentuk penegakan hukumnya kita serahkan kepada pihak yang berwajib karena sekarang perambah hutan tersebut sudah menanami sebagian lahan itu dengan tanaman sayur mayur,” katanya.

Terkait langkah yang akan dilakukan pemerintah dalam menyikapi perambahan tersebut. Salah satunya dengan menggandeng Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) untuk melakukan aktivitas penghijauan kembali.

“Terkait berapa orang yang melakukan perambahan ini, belum kami ketahui pasti namun dugaan kami mereka berkelompok, kami kuatir akan terus meluas. Yang pastinya kami serahkan ke Kepolisian. Masalah ini harus berproses sesuai hukum berlaku agar menjadi warning bagi warga yang lain untuk tidak merusak hutan lindung dan menjadikannya lahan pertanian,” tegas Iis.

Dari lokasi perambahan pihaknya mengamankan sejumlah peralatan pertanian milik oknum perambah. (Rhany)

  • Bagikan