REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE — Pembangunan Bendung dan Jaringan Irigasi Lalengrie dengan tanggal kontrak 22 Juni 2020 yang ditargetkan selesai akhir bulan 12 tahun ini di Desa Ujung Lamuru, Kecematan Lappariaja (Lapri) Kabupaten Bone, Sulsel, tiba-tiba dihentikan atas permintaan warga sekitar bendungan.
Warga mengeluhkan pembangunan bendungan ini karena pembangunannya beda titik dari pengajuan Proposal warga.
Sukri, salah satu tokoh warga Desa yang ditemui oleh republiknews.co.id, pada Senin ( 21/09/2020), menerangkan bahwa Warga (kelompok tani) mengajukan proposal di Bendung di Lalengrie tapi nyatanya yang dibangun di Uloe.
“Proposal yang diajukan warga itu di Lalengrie, ternyata yang dibangun di Uloe, awalnya saya pikir pembangunannya sesuai titik yang kami ajukan diproposal, tapi setelah kami datang kelokasi ternyata jauh dari titik, dan itu hanya merusak lahan kami dan buang-buang dana, karena hasilnya tidak bisa dinikmati warga sekitar, bukan masalah ganti rugi, bagi kami warga Ujung Lamuru tidak butuh ganti rugi tapi bgaimana bendungan ini bisa bermanfaat untuk warga Ujung Lamuru, kalau memang tidak bisa dipindahkan ke titik semula lebih baik proyek ini dihentikan,” tegasnya.
Di tempat berterpisah, Syarif, selaku petugas Keamanan dan Keselematan Kerja (K3) di Lokasi proyek mengatakan bahwa setelah dilakukan survey oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulawesi Selatan, di titik lokasi pengajuan warga ternyata tidak bisa dibangun Bendungan, jadi lokasinya dipindahkan ke tempat yang tepat.
“Dinas PU sudah survey sebelum proyek ini diserahkan ke kami, memang pada titik pengajuan warga tidak bisa dibangun Bendung dan Jaringan Irigasi makanya dipindah ke bawah ketempat yang cocok dibangun Bendung ini, kalau proyek ini dihentikan begini kami akan bayar ganti rugi apabila melewati target yang telah di tentukan, adapun targetnya sampai akhir bulan 12 (tahun 2020) ini,” imbuhnya. (Abdul Muhaimin)
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646
