0%
logo header
Jumat, 30 Oktober 2026 22:21

Resmi Nakhodai PSTI Sulsel, Sufriadi Arif Targetkan Sepak Takraw Sulsel Bangkit

Rizal
Editor : Rizal
Sufriadi Arif resmi dikukuhkan sebagai Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (30/10/2026). (Foto: Istimewa)
Sufriadi Arif resmi dikukuhkan sebagai Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (30/10/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Sufriadi Arif resmi dikukuhkan sebagai Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (30/10/2026). Pengukuhan yang berlangsung di Hotel Grand Imawan Makassar ini menjadi babak baru bagi upaya membangun kembali kejayaan sepak takraw Sulawesi Selatan.

Sufriadi Arif yang juga Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan itu membawa semangat baru untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan atlet, serta mengembalikan Sulawesi Selatan sebagai salah satu kekuatan sepak takraw yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Usai pengukuhan, Sufriadi menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar yang harus dijawab dengan kerja nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial organisasi.

Baca Juga : Kisah Laut yang Berakhir di Laut

“Ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab besar. Saya ingin PSTI Sulawesi Selatan menjadi organisasi yang solid, terbuka, dan memiliki orientasi yang jelas terhadap peningkatan prestasi. Kita tidak boleh hanya bangga dengan sejarah kejayaan sepak takraw Sulsel, tetapi harus mampu melanjutkan dan meningkatkan prestasi tersebut,” tegas Sufriadi.

Menurutnya, Sulawesi Selatan memiliki modal besar untuk menjadi daerah unggulan dalam cabang olahraga sepak takraw. Potensi atlet yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota harus dikelola melalui sistem pembinaan yang terencana dan berkesinambungan.

Karena itu, kepengurusan PSTI Sulsel ke depan akan diarahkan pada penguatan organisasi hingga tingkat kabupaten/kota, penjaringan atlet potensial, peningkatan kualitas pelatih, serta memperbanyak kompetisi sebagai wadah mengasah kemampuan atlet.

Baca Juga : Sistem Manajemen Mutu PPDP OJK Kantongi Sertifikasi ISO 9001:2015

“Kita harus mulai dari pembenahan organisasi. Pengurus provinsi harus mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang kuat dengan PSTI kabupaten/kota. Dari situlah kita bisa menemukan bibit-bibit unggul, melakukan pembinaan secara berjenjang, dan mempersiapkan atlet yang benar-benar siap bersaing,” jelasnya.

Sufriadi juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, KONI, kalangan pendidikan, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan olahraga.

Sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel, dirinya memandang olahraga bukan hanya tentang kompetisi dan perolehan medali, tetapi juga bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia dan pembentukan karakter generasi muda.

Baca Juga : SIBF BI Sulsel Berhasil Wadahi Rp9,64 Triliun Investasi, Bukukan Ekspor Rp818,5 Miliar

“Olahraga adalah investasi masa depan. Kita ingin anak-anak muda Sulawesi Selatan memiliki ruang untuk mengembangkan bakat, menunjukkan kemampuan, dan meraih prestasi. Sepak takraw harus menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu membuka jalan bagi lahirnya generasi unggul,” ungkapnya.

Ia pun mengajak seluruh insan sepak takraw di Sulawesi Selatan untuk meninggalkan perbedaan dan menyatukan komitmen dalam membangun organisasi.

Menurut Sufriadi, keberhasilan PSTI tidak ditentukan oleh ketua semata, melainkan oleh kekompakan seluruh elemen organisasi, mulai dari pengurus, atlet, pelatih, wasit hingga masyarakat pecinta olahraga.

Baca Juga : OJK Sulselbar Edukasi Warga Maros Makin Cakap Kelola Keuangan

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan kebersamaan dan semangat gotong royong. Mari kita jadikan PSTI sebagai rumah besar bagi seluruh insan sepak takraw Sulawesi Selatan. Tidak ada kepentingan lain selain memajukan organisasi dan melahirkan prestasi,” demikian Sufriadi.

Dengan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Sufriadi Arif, masyarakat olahraga Sulawesi Selatan menaruh harapan agar sepak takraw kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu cabang olahraga unggulan daerah.

Pengukuhan ini sekaligus menjadi titik awal untuk membangun tradisi prestasi yang lebih kuat, dengan target menghadirkan atlet-atlet sepak takraw Sulawesi Selatan yang mampu mengharumkan nama daerah di pentas nasional maupun internasional. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646