REPUBLIKNEWS.CO.ID, BANTAENG – PT Huadi Nickel Alloy Indonesia menggelar briefing akbar yang diikuti seluruh departemen sebagai bentuk penyambutan bulan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) nasional dan merupakan simulasi awal penggunaan APAR.
SPV Safety PT Huadi Nickel Alloy Indonesia, Rizky Ahmad Rifay mengaku sudah menjadikan K3 sebagai kewajiban bagi seluruh karyawan. Hal ini harus diperhatikan setiap saat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Ini merupakan rangkaian kegiatan yang sudah kami mulai sejak minggu pertama Januari. Dibuka dengan kegiatan pelatihan penanganan dini kebakaran serta penggunaan APAR kepada seluruh karyawan dan dilakukan bertahap,” tutur Rizky dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/2/2024).
Baca Juga : Yamaha Borong 8 Piala di Ajang Penghargaan Bergengsi GridOto Award 2024
Rizky mengaku kegiatan tersebut merupakan pengembangan tahap awal dengan tujuan meningkatkan kepedulian, serta menciptakan budaya K3 dilingkungan PT Huadi Nickel Alloy Indonesia sesuai dengan bulan K3 tahun 2024.
“Membudayakan K3, sehat selamat dalam bekerja, serta terjaga keberlangsungan usaha,” lanjut Rizky.
Sementara itu, Head Off Department HR Safety dan GA, Adrianti Latippa mengaku, PT Huadi Nickel Alloy Indonesia sangat sadar K3 merupakan tanggung jawab semua pihak. Untuk itu, kegiatan tersebut bukan akhir tapi awal dan wajib untuk diterapkan setiap saat selama bertugas di dalam kawasan perusahaan.
Baca Juga : Operasikan 2.128 BTS, Jaringan Tri Makin Cepat dan Jangkau Pelosok Sulsel
“Kegiatan ini bukan merupakan akhir tetapi awal dari serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kesadaran, serta membudayakan K3 dalam setiap kegiatan di PT Huadi Nickel Alloy Indonesia,” ungkap Adrianti.
Untuk itu diwajibkan kepada seluruh karyawan PT Huadi Nickel Alloy Indonesia untuk mengikuti tata tertib dalam menjalankan tugasnya, terutama soal pentingnya kepedulian terhadap K3.
“Mengikutsertakan seluruh karyawan dengan harapan menjadi pelaku budaya K3 pada lingkungan kerja nantinya,” pungkasnya. (*)