0%
logo header
Sabtu, 25 April 2026 20:34

Terobosan Baru PPP Sulsel, Gelar Muscab Hybrid Demi Partisipasi Lebih Efektif dan Efisien

Rizal
Editor : Rizal
Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan Muscab serentak PPP se Sulsel secara hybrid, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Istimewa)
Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan Muscab serentak PPP se Sulsel secara hybrid, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan melakukan terobosan baru dalam hal pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab). Untuk pertama kalinya, Muscab serentak PPP se-Sulsel dilaksanakan dengan metode hybrid.

Muscab serentak tersebut digelar Sabtu (25/4/2026). Pengurus DPW PPP Sulsel memandu langsung pelaksanaan pembukaan Muscab secara hybrid dari Sekretariat DPW PPP Sulsel, Jalan Sungai Saddang Lama, Makassar.

Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi menjelaskan bahwa terobosan ini merupakan bagian dari transformasi digital partai yang dipimpinnya. Muscab dengan konsep perpaduan antara tatap muka dan koneksi virtual itu dianggap lebih efektif dan efisien.

Baca Juga : Bupati Gowa: Aspirasi Perempuan Perlu Diwujudkan dalam Program Nyata

“Mayoritas pengurus PPP saat ini didominasi oleh Gen Z. Makanya kita lakukan terobosan Muscab secara hybrid ini,” kata Ilham Ari Fauzi.

“Cara ini jauh lebih efektif dan efisien. Konsep ini memungkinkan kolaborasi yang tetap inklusif dan transpran meskipun peserta tidak berada dalam satu ruangan yang sama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ilham Ari Fauzi menjelaskan bahwa dalam prosesi pembukaan Muscab serentak itu ditekankan pentingnya keberadaan pakta integritas yang wajib dipatuhi oleh para ketua DPC terpilih nantinya.

Baca Juga : Makassar Lebih Sehat, Appi Minta KORMI Aktif Gelar Event di 15 Kecamatan

“Mereka harus meneken pakta integritas yang isinya bisa merangkul seluruh kekuatan elemen PPP di kabupaten/kota. Kita pakai tenggat waktu tiga bulan, mereka harus memenuhi seluruh yang dijanjikan untuk menjadi ketua, sekretaris, dan bendahara,” bebernya.

Menurut Ilham Ari Fauzi, kekuatan partai berlambang Ka’bah itu saat ini masih besar. Potensi itulah yang harus dimaksimalkan oleh pengurus baru nantinya demi mendongkrak elektabilitas partai.

“Sebagai partai yang pernah di Senayan, PPP ini masih punya kekuatan besar fraksi di kabupaten/kota. Itu harus dijaga di kepengurusan selanjutnya,” harapnya.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Sabet Award Nasional, Program MYP Jadi Bukti Nyata Pembangunan Infrastruktur

Ilham Ari Fauzi juga mengenalkan konsep ‘Earn‘ dalam kepemimpinan pengurus selanjutnya. ‘Earn‘ dalam bahasa Inggris, artinya timbal balik atas usaha, kerja keras, dan prestasi.

“Model kepemimpinan seperti itu yang mau kita terapkan di Sulsel. Kita punya sumber anggaran yang besar, kita punya iuran fraksi, kita punya dana dari Kesbangpol. Makanya kami sampaikan pengelolaan anggaran ini harus tepat sasaran sesuai usahanya para kader,” tegasnya.

Disinggung soal target di Pemilu 2029 mendatang, ia mengaku saat ini pihaknya fokus merampungkan struktur terlebih dahulu pasca Muscab.

Baca Juga : Hadirkan Kebermanfaatan, YBM PLN UID Sulselrabar Berikan Senyum bagi Anak Panti Asuhan dan Dhuafa

“Kalau untuk pemilu pasti kita harus lengkapi dulu strukturnya karena PPP ini ujiannya dua kali. Bukan hanya ujian mencari suara tapi juga ujian mendapatkan tiket untuk peserta pemilu,” katanya.

“Maka untuk kepentingan pemilu, kami sampaikan ke DPC wajib memenuhi syarat-syarat undang-undang untuk bisa masuk sebagai peserta pemilu. Seperti kantor PAC, jumlah kader, struktur yang lengkap dan siap diverifikasi,” demikian Ilham Ari Fauzi. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646