0%
logo header
Selasa, 11 Januari 2022 23:23

Sampaikan Aspirasi, Kadis PMD Mengaku Kecewa ke BPD Sinjai

Rizal
Editor : Rizal
Suasana RDP sejumlah pihak terkait dengan DPRD Sinjai dalam rangka pelaksanaan Pilkades serentak, Selasa (11/1/2022).
Suasana RDP sejumlah pihak terkait dengan DPRD Sinjai dalam rangka pelaksanaan Pilkades serentak, Selasa (11/1/2022).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sinjai, Andi Hariyani Rasyid mengaku kecewa atas penyampaian aspirasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ke DPRD beberapa waktu lalu.

Aspirasi BPD tersebut terkait surat penyampaian yang ditujukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) tingkat desa agar syarat untuk menyampaikan hak pilihnya selain yang dipersyaratkan dalam regulasi adalah dengan memperlihatkan bukti Vaksinasi Covid-19.

Hariyani mengungkapkan berdasarkan monitoring evaluasi dibeberapa desa yang akan menggelar Pilkades Maret mendatang, pihaknya tidak menemukan permasalahan dalam surat penyampaian tersebut.

Baca Juga : Berbagi Cerita Bersama Anak Yatim di Pengajian Malam Jumat, Ini Pesan Andi Amran Sulaiman

“Sebagai instansi teknis mengaku sangat kecewa karena BPD yang seharusnya mengedukasi masyarakat dibawah justru membawa aspirasi terkait surat penyampaian tersebut di DPRD. Padahal, kami sudah menyampaikan terkait surat tersebut kepada pihak BPD maupun PPKD di tingkat desa,” katanya, Selasa (11/1/2022).

Justru kata Hariyani, BPD yang menyampaikan aspirasi ke DPRD Sinjai tidak pernah berkoordinasi dengannya selaku instansi teknis, sehingga keliru kalau BPD yang menyampaikan aspirasi terkait dengan vaksinasi.

“Kami pun telah melakukan monitoring disepuluh desa yang akan menggelar pesta demokrasi tingkat desa tetapi tidak ada sama sekali yang mempermasalahkan semuanya berjalan sesuai tahapan Pilkades. Bahkan, telah memberikan Bimtek kepada PPKD ditingkat desa dengan semua regulasi yang ada,” ungkap mantan camat Sinjai Utara tersebut.

Baca Juga : Eric Horas Dorong Kawasan Tanpa Rokok di Makassar Diperbanyak

Sementara itu, perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Pilkades, Andi Maddolangeng menyampaikan bahwa apa yang disampaikan Kepala Dinas PMD Sinjai saat Rapat Dengar Pendapat bersama Anggota DPRD Sinjai itu adalah keliru.

Ia mengaku datang ke DPRD menyampaikan aspirasi bukan atas nama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melainkan atas nama masyarakat peduli Pilkades.

Hal ini dilakukan Andi Maddolangeng dikarenakan salah satu PPKD Desa di Sinjai telah melakukan koordinasi dengan Dinas PMD namun jawaban yang mereka terima bahwa syarat memperlihatkan kartu vaksinasi itu wajib.

Baca Juga : Binda Sulsel Bersama Dinkes Vaksinasi Covid-19 Remaja Hingga Lansia di Lutim

“Iya, PPKD Desa Songing sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PMD tetapi jawaban yang diperoleh syarat vaksin itu sifatnya wajib. Sehingga, kami menilai surat ini turun tanpa disertai penjelasan lebih lanjut sehingga masyarakat dibawah yang membaca penyampaian tersebut merasa haknya dizholimi,” ucapnya.

Menurut Andi Maddolangeng, semestinya Dinas PMD Sinjai mengundang panitia di desa untuk menyosialisasikan penyampaian tersebut sebelum sampai ke masyarakat karena Pilkades ini sangat sensitif dari hal-hal yang berpotensi terjadinya konflik.

“Kami sebagai masyarakat sinjai sangat mendukung 100 persen vaksinasi dan bukan untuk menjatuhkan wibawa program pemerintah. Tetapi, demi untuk menciptakan Pilkades damai dan bermartabat,” bebernya.

Baca Juga : Sosialisasikan Perda Pengelolaan Sampah, Eric Horas Ajak Warga Bijak Kelola Sampah

Untuk itu, ia berharap agar Dinas PMD selaku leading sektor pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Sinjai mampu memberikan dan mencerahkan pandangan hal-hal yang dianggap keliru atau kurang dipahami masyarakat setiap keputusan yang dikeluarkan.

“Hal-hal yang kurang dipahami masyarakat terkait keputusan nantinya agar diberikan penjelasan secara kontinyu dan berharap Dinas PMD Sinjai lebih responsif,” tutupnya. (*)

Penulis : Asrianto
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646