0%
logo header
Sabtu, 02 Juli 2022 15:18

Simak Penegasan Bupati Manggarai Saat Launching Program Kecakapan Hidup SKB Randong

Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit, memberikan arahan saat melaunching Program Pendidikan Kecakapan Hidup di SKB Randong, Desa Compang Dalo, Jumat (30/06/2022). Istimewa
Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit, memberikan arahan saat melaunching Program Pendidikan Kecakapan Hidup di SKB Randong, Desa Compang Dalo, Jumat (30/06/2022). Istimewa

REPUBKIKNEWS.CO.ID, MANGGARAI — Bupati Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Herybertus G.L. Nabit, melaunching Program Pendidikan Kecakapan Hidup (kursus tata rias pengantin, tata rias rambut, barbershop, menjahit dan bahasa inggris) di UPTD SKB Randong, Desa Compang Dalo, Kecamatan Ruteng, Jumat (30/06/2022).

Dalam sambutannya Bupati Manggarai, yang akrab disapa Hery, mengatakan kegiatan launching Program Pendidikan Kecakapan Hidup, menandai apa yang disebut sebagai Manggarai bergerak.

Dikatakannya, selama dua tahun terakhir ini, segala bentuk program kegiatan terhambat karena Covid 19. Namun saat ini kondisi berangsur normal, anggaran juga ada, dan waktunya untuk kembali bergerak, ucapnya.

Baca Juga : Anggota DPRD NasDem Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Manggarai Timur

Ia menegaskan, yang perlu dibangun saat ini adalah sumber daya manusia.

“Memasuki tahun kedua masa kepemimpinan kami, manusia harus kita perhatikan, bicara tentang pembangunan jalan, itu tidak akan pernah habis, hari ini kita bangun dalam beberapa tahun rusak lagi. Sebelumnya kita tidak bisa bergerak karena covid, karena sudah berangsur normal kita mulai lagi,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, masyarakat berharap agar selalu produktif. Untuk bisa produktif maka masyarakat juga harus mempunyai keterampilan.

Baca Juga : Tak Punya BPJS dan Biaya Perawatan Anaknya, Pasutri Muda di Manggarai Timur Tertahan di RSUD

“Kalau pendapatan masyarakat meningkat itu artinya bahwa dia produktif, SKB ini saya ingin berfungsi lebih, dia juga memberikan pelatihan gratis kapada anak- anak Manggarai. Kita mulai dari hal hal yang kecil, selain menjadi tugas individu untuk mengasah keterampilan juga menjadi tugas pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu pihak panitia kegiatan dalam laporanya menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan, memberi pijakan awal berupa semangat motivasi serta pijakan hukum formal dimulainya kursus dan pelatihan di UPTD Randong.

Selain itu memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat Manggarai yang tersebar di 12 Kecamatan agar mampu dan siap bekerja dan membuka lapangan pekerjaan. Berikutnya sebagai bentuk pengkajian program dan pengembangan model pembelajaran di SKB  Randong .

Baca Juga : Waduh! Gegara Laptop, Pemuda di Manggarai Berurusan Dengan Polisi

“Sebanyak 160 orang ikut dalam kegiatan palatihan tersebut,dengan lima jenis kursus, yang dibagi dalam beberapa kelompok,” ungkap pihak panitia.

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Ketua TP PKK Meldiyanti Hagur,Pimpinan OPD, Staf ahli Bupati, para instruktur, Pihak UPTD SKB Randong, peserta pelatihan, serta undangan lainya.

Penulis : Yos Syukur
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646