0%
logo header
Jumat, 13 Maret 2026 05:55

Simpanan Warga Sulsel di Bank Naik 7,83 Persen di Awal Tahun

Chaerani
Editor : Chaerani
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin (kanan) saat memaparkan kondisi sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan pada Media Update OJK Sulselbar, di Kantor OJK Sulselbar, kemarin. (Dok. OJK Sulselbar)
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin (kanan) saat memaparkan kondisi sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan pada Media Update OJK Sulselbar, di Kantor OJK Sulselbar, kemarin. (Dok. OJK Sulselbar)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Simpanan masyarakat Sulawesi Selatan di layanan perbankan mengalami kenaikan di Januari 2026. Dimana, secara tahunan atau year on year (yoy) tumbuh hingga 7,83 persen.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar, Moch Muchlasin mengungkapkan, pada periode Januari 2025 jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Sulawesi Selatan sebesar Rp134,73 triliun. Sementara, di periode yang sama 2026 berhasil mencatat hingga Rp145,27 triliun.

“Simpanan masyarakat di perbankan menunjukkan tren pertumbuhan yang positif di Januari 2026. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan sekaligus stabilitas ekonomi daerah yang tetap terjaga,” ungkapnya, dalam keterangan resminya, kemarin.

Baca Juga : Keberadaan KDMP Dinilai Akan Perkuat Ekonomi Warga Gowa

Lanjutnya, pada total DPK yang dihimpun perbankan ini didominasi oleh simpanan dalam bentuk tabungan, kemudian giro dan selanjutnya deposito. Untuk total tabungan warga Sulawesi Selatan di bank sendiri mencapai Rp86,78 triliun atau tumbuh sebesar 59,80 persen.

Selanjutnya, jumlah deposito warga Sulawesi Selatan di bank pada periode tersebut mencapai Rp35,18 triliun atau tumbuh 22,42 persen secara tahunan. Di sisi jumlah giro-nya mencapai Rp23,22 triliun atau tumbuh 15,99 persen.

Muchlasin menilai, tumbuhnya jumlah simpanan masyarakat pada layanan jasa keuangan tentunya tidak terlepas dari meningkatnya literasi keuangan masyarakat. Termasuk juga pada digitalisasi layanan perbankan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan simpanan di bank.

Baca Juga : Ini Tips dari PLN untuk Hitung Komponen Pembayaran Listrik dan Atur Pola Pemakaian

“Kemudahan akses melalui mobile banking dan layanan digital lainnya membuat masyarakat lebih aktif dalam mengelola keuangan mereka. Masyarakat kini semakin memahami pentingnya menyimpan dana di lembaga perbankan yang aman dan terpercaya,” ujarnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646