0%
logo header
Sabtu, 21 Agustus 2021 09:14

Tahapan Pilkades Serentak di Sinjai Ditunda, Ini Sebabnya

Kepala Seksi Pemerintah Desa Dinas PMD Kabupaten Sinjai, Syarif Hamra.
Kepala Seksi Pemerintah Desa Dinas PMD Kabupaten Sinjai, Syarif Hamra.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sinjai yang akan diikuti 54 Desa kembali ditunda.

Penundaan ini sesuai surat edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai yang merujuk dari Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang penundaan pelaksanaan pilkades pada masa pandemi covid-19.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sinjai melalui Kepala Seksi Pemerintahan Desa, Syarif Hamra mengatakan, penundaan pelaksanaan tahapan Pilkades serentak berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri yang berlaku selama dua bulan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Baca Juga : Kadis Pendidikan Buteng Ajak Semua Pihak Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini

“Pelaksanaan Pilkades serentak tetap akan dilaksanakan. Hanya saja, tahapannya yang ditunda dengan mengacu pada instruksi Mendagri dan tetap menunggu instruksi selanjutnya,” ucapnya, Sabtu (21/08/2021).

Saat ini menurut syarif, penyusunan Peraturan Bupati untuk pelaksanaan Pilkades Serentak di kabupaten Sinjai sementara dirampungkan.

Namun tetap akan disesuaikan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 72 Tahun 2020, yang merupakan perubahan kedua terhadap Permendagri 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa, sekaligus Peraturan Daerah (Perda) tentang Pilkades Serentak.

Baca Juga : Hadiri Penamatan TK Sekecamatan Mawasangka, Ini Pesan Ketua TP-PKK Buteng

“Ketika peraturan sudah siap, maka tahapan selanjutnya adalah pembentukan panitia kabupaten, kecamatan dan sosialisasi serta panitia pemilihan tingkat desa,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Syarif, terkait anggaran Pilkades Serentak di Kabupaten Sinjai pihaknya telah menyiapkan lebih Rp800 juta. Hanya saja, anggaran belum cukup maka ditambah anggaran perubahan 2021 saat ini sebesar Rp600 juta lebih.

“Jadi total untuk anggaran Pilkades yang disiapkan sebesar Rp1,4 miliar lebih,” ucapya.

Baca Juga : KPN Asuh Gelar RAT Tahun Buku 2021, Ini Pesan Kadis Koperasi dan UMKM Buteng

Ditambahkan Syarif, jika melihat waktu penundaan pelaksanaan tahapan Pilkades serentak di Sinjai, maka kemungkinan besar pelaksanaannya akan digelar tahun depan (2022), sebab saat ini proses tahapan Pilkades belum, ada dan memungkinkan anggaran yang sudah disiapkan akan menjadi Silpa.

“Jika mengacu ke proses tahapan Pilkades, maka tahapan pelaksanaan paling cepat selama enam bulan. Artinya, anggaran yang disiapkan akan menjadi Silpa namun anggaran tersebut tidak akan digeser dan tetap disiapkan untuk tahun depan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Sinjai Ratnawati Arif mengungkapkan, untuk anggaran Pilkades serentak di 54 Desa sudah ada dan bahkan penambahan dianggaran perubahan juga sudah ada, tinggal proses pelaksanaannya ditunggu.

Baca Juga : Ikuti Jamda Sultra, Kwarcab Pramuka Buteng Utus 40 Peserta

“Untuk anggaran Pilkades serentak di Sinjai sebesar Rp1,4 M lebih dan jika tidak digunakan tahun ini maka Dinas terkait yang menyelenggarakan kegiatan tersebut akan dijadikan Silpa. Namun, Anggaran tersebut tetap kita simpan untuk pelaksanaanya” kuncinya. (Anto)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646