Tambang Ilegal Resahkan Warga Pinrang, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

  • Bagikan

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PINRANG – Aktivitas tambang diduga ilegal di Bumi Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan disorot. Bagaimana tidak, limbahnya kerap mengganggu warga sekitar.

“Kita dapat sejumlah tambang pasir yang tidak memiliki legalitas. Seperti di Kecamatan Suppa,” ucap Jasmir Laintang, koordinator Lembaga Indonesia Timur Coruptions Watch (ITCW) di Pinrang, (2/1/2021).

Dia meminta pemerintah daerah melakukan tindakan tegas terhadap pengusaha tambang. Jangan ada kesan melakukan pembiaran sehingga mengabaikan hak hak masyarakat.

“Kita minta pemerintah tegas dan tidak pandang bulu. Siapapun pemilik usaha yang tidak taat aturan wajib ditindaki. Kalau perlu ditutup,” tegas dia.

Menurut dia, Pemkab Pinrang, seakan tutup mata melihat kondisi aktivitas ilegal tambang tersebut.

“Inikan ada dampaknya terhadap masyarakat juga. Masyarakat sekitar diresahkan karena limbah,” katanya.

Selain pengusaha tambang, Jasmir juga meminta pemerintah melakukan tindakan kepada oknum warga yang mendirikan bangunan tanpa izin mendirikan bangunan.

“Banyak bangunan yang tidak memegang IMB. Kita temukan disejumlah titik. Itujuga harus ditindaklanjuti pemerintah. Aturannya jelas, setiap bangunan harus memiliki IMB,” tandasnya.

Ditempat lain, Sekertaris Daerah Kabupaten Pinrang Andi Budaya mengatakan, tambang ilegal bukan menjadi kewenangan pemerintah daerah untuk melakukan tindakan melainkan pihak Provinsi Sulawesi Selatan.

“Itu wilayah provinsi bukan kami dari pemerintah daerah,” singkat dia. (*a)

  • Bagikan