0%
logo header
Kamis, 16 April 2026 22:39

Tolak Framing Media yang Menyesatkan, NasDem Sulsel Gelar Aksi Damai di Makassar

Rizal
Editor : Rizal
Ketua DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif saat melakukan orasi dalam aksi demonstrasi di Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (16/4/2026). (Foto: Istimewa)
Ketua DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif saat melakukan orasi dalam aksi demonstrasi di Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (16/4/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Ratusan kader Partai NasDem Sulawesi Selatan menggelar aksi demonstrasi di Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (16/4/2026). Aksi tersebut terkait pemberitaan Majalah Tempo yang banyak diperbincangkan beberapa hari ini.

Ketua DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif memimpin langsung jalannya aksi. Dengan mengenakan atribut khas Partai NasDem, para kader tampak kompak menyuarakan aspirasi mereka.

Dalam orasinya, Syaharuddin Alrif menyebut jika aksi demonstrasi ini dilakukan secara serentak oleh seluruh kader NasDem di Indonesia. Ia pun menyerukan pentingnya menjaga marwah partai serta melawan narasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta.

Baca Juga : Lewat Program Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Pastikan Pemenuhan Gizi Masyarakat

Pada kesempatan itu, Syahar membacakan langsung pernyataan sikap dalam merespons pemberitaan Majalah Tempo tersebut. Dalam dokumen resmi bertajuk “Melawan Framing Menyesatkan, Menjaga Martabat Demokrasi”, DPW NasDem Sulsel menilai narasi yang berkembang telah melampaui batas kritik dan cenderung menggiring opini publik secara sepihak.

Syahar menegaskan bahwa partainya tidak anti terhadap kritikan, namun menolak keras setiap bentuk manipulasi persepsi yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi politik.

DPW NasDem Sulsel juga mengecam narasi yang menyamakan partai politik dengan korporasi, yang dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap demokrasi dan pengerdilan makna partai sebagai representasi rakyat.

Baca Juga : Realisasi APBD Triwulan I Capai 11,07 Persen, Munafri Ingatkan OPD Jangan Salah Arah Program

“Kebebasan pers harus dijalankan dengan tanggung jawab moral. Kritik harus berbasis fakta dan tidak dibangun di atas spekulasi yang menyesatkan,” tegas Syahar di sela-sela aksi tersebut.

Pihaknya juga mendesak adanya klarifikasi terbuka serta evaluasi terhadap produk jurnalistik yang dianggap melampaui batas etika.

Sebagai langkah lanjutan katanya, seluruh kader NasDem di Sulawesi Selatan diminta melakukan konsolidasi gerakan sebagai bentuk perlawanan moral terhadap narasi yang dinilai tidak adil.

Baca Juga : Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen

“DPW NasDem Sulsel juga mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam menyikapi informasi, agar demokrasi tetap berjalan sehat dan tidak terdistorsi oleh opini yang tidak berdasar,” demikian Syahar yang juga Bupati Sidrap itu.

Berdasarkan pantauan, selama aksi demonstrasi berlangsung, para kader membentangkan sejumlah spanduk berisi pernyataan sikap.

Turut hadir sejumlah anggota Fraksi NasDem DPRD Sulawesi Selatan dan DPRD Kota Makassar yang ikut bergabung bersama kader. Kehadiran para legislator ini memperkuat soliditas internal partai dalam merespons isu yang berkembang tersebut. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646