0%
logo header
Sabtu, 10 Oktober 2026 11:38

Unlimited Battle Area: Indosat Fasilitasi Kompetisi Gaming Dengan Jaringan 5G

Chaerani
Editor : Chaerani
Sejumlah gamers di Makassar mengikuti Unlimited Battle Area yang support jaringan 5G di Van Sky Cafe, Jalan Baji Pamai Makassar, kemarin. (Dok. Chaerani/Republiknews.co.id)
Sejumlah gamers di Makassar mengikuti Unlimited Battle Area yang support jaringan 5G di Van Sky Cafe, Jalan Baji Pamai Makassar, kemarin. (Dok. Chaerani/Republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kompetisi gaming bertajuk “Unlimited Battle Area” mewarnai hadirnya jaringan Indosat 5G yang 100 persen mengcover di Kota Makassar.

Kegiatan yang berlangsung di Van Sky Cafe, Jalan Baji Pamai Makassar, merupakan kolaborasi antara Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) Circle Kalisumapa dengan komunitas gaming Makassar. Antara lain, GERPAC (Gerakan Pemuda Rakyat Kecil) dan Makassar PUBG.

Kegiatan ini menghadirkan ruang bagi pemain lokal untuk berkompetisi, mengembangkan kemampuan, dan mengejar aspirasi menjadi pemain esports profesional. 

Baca Juga : 100 Persen Indosat 5G Jangkau Makassar, Konektivitas Jaringan Dukung 4 Kebutuhan Digital

“Bagi generasi muda Kota Makassar, gaming menjadi cara untuk terhubung dengan teman dan komunitas sekaligus mengasah kemampuan di bidang esports. Konektivitas yang stabil mendukung komunikasi dan koordinasi tim sepanjang pertandingan melalui jaringan 5G Indosat,” terang Head of Circle Kalisumapa, Indosat Ooredoo Hutchison, Eric Wilyanto, dalam keterangannya, kemarin.

Menurutnya, setiap kota memiliki karakter dan kebutuhan digital yang berbeda. Di Makassar, kebutuhan tersebut tumbuh seiring aktivitas usaha, pendidikan, dan komunitas. Salah satunya pada komunitas gaming.

“Karena itu, kami mengembangkan Indosat 5G mengikuti ritme pelanggan, dari pusat usaha dan ruang komunitas hingga rumah. Melalui penguatan jaringan dan kolaborasi lokal, kami ingin menghadirkan pengalaman digital yang lancar dan stabil untuk mendukung keseharian masyarakat. Inilah wujud komitmen Lebih Baik Indosat yang berangkat dari kebutuhan pelanggan,” tegasnya.

Baca Juga : Pendaftaran Sekolah Islam Athirah Dibuka 12 Oktober, Siapkan Kuota 1.188 Kursi

Ia menambahkan, keberadaan jaringan Indosat 5G tentunya turut mendukung pengembangan pelaku usaha. Sebab, konektivitas membantu mereka melayani pelanggan, mempromosikan produk, dan menjaga komunikasi saat beraktivitas di berbagai lokasi.

Penguatan Indosat 5G di titik-titik strategis Makassar serta sejumlah kawasan di Gowa dan Maros diarahkan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Arah kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar turut mencakup pemanfaatan konektivitas bagi digitalisasi, ekonomi kreatif, serta kegiatan dan promosi kota untuk mendukung pengembangan potensi lokal.  

“Indosat 5G kita sudah mencapai 1,2 juta populasi di Makassar. Tapi saat ini kita juga sudah mengcover Maros dan Gowa secara bertahap dengan kualitas yang baik,” terangnya.

Baca Juga : Kepala BPOM Taruna Ikrar Perkuat Pengawasan MBG, Dua SPPG di Mataram Jadi Tujuan Pemeriksaan

Melalui IM3 dan Tri, Indosat menghadirkan pilihan layanan untuk mendukung kebutuhan  digital pelanggan di Kota Makassar & sekitarnya. IM3 dan Tri menawarkan pilihan kuota untuk aktivitas harian, dilengkapi manfaat akses Adobe Express Premium dan aplikasi streaming pada paket tertentu.

Selain itu, IM3 Platinum menghadirkan layanan pascabayar dengan kuota 5G, kuota utama, hingga manfaat roaming untuk mendukung pelanggan untuk tetap terhubung saat bepergian.  

Sementara, salah satu Gamers Makassar, Miftah mengaku, kegiatan yang dilaksanakan Indosat kali ini merupakan bentuk dukungan kepada komunitas esports. Apalagi, kekuatan jaringan yang dihadirkan lewat 5G ini cukup menunjang kebutuhan saat bermain game online.

Baca Juga : Penyaluran Pembiayaan UMKM Nasional Capai Rp1.949 Triliun, Sumber Perbankan Mendominasi

“Bermain PUBG atau Mobile Legends memang membutuhkan kekuatan jaringan yang stabil, dan jaringan 5G dari Indosat ini sangat baik. Tidak pernah mengalami lag (lambat) selama permainan berlangsung,” ujarnya.

Sebelumnya, Indosat Ooredoo Hutchison terus berkomitmen dalam memperkuat konektivitasnya melalui penguatan jaringan, salah satunya dengan memperluas kekuatan jaringan ke 5G. Upaya ini pun berhasil dihadirkan pada seluruh titik di Makassar, di luar wilayah kepulauan dengan tujuan untuk menjawab kebutuhan digital masyarakat.

Dalam pemenuhan jaringan Indosat 5G ini pun dirancang untuk memenuhi empat kebutuhan digital yang paling dekat dengan keseharian masyarakat modern saat ini. Mulai dari streaming, gaming, bekerja secara mobile, hingga membuat dan mengunggah konten.

Baca Juga : Penyaluran Pembiayaan UMKM Nasional Capai Rp1.949 Triliun, Sumber Perbankan Mendominasi

Eric Wilyanto mengatakan, saat ini Indosat berhasil mewujudkan komitmennya untuk memperkuat jaringan 5G di Makassar yang kini berhasil mengcover 100 persen wilayah yang ada.

“Kami memastikan seluruh titik (kecamatan) di Makassar sudah terjangkau jaringan 5G, lokasi jangkauan ini tentunya diluar dari wilayah kepulauan yang masuk dalam Kecamatan Sangkarrang,” katanya.

Menurutnya, penguatan jaringan 5G di Makassar dilakukan sebab menjadi gerbang utama (hub) Indonesia Timur. Termasuk, Kota Makassar menjadi pusat aktivitas masyarakat kota dan wilayah sekitarnya. Baik secara geografis pemerintah, maupun masyarakatnya.

Baca Juga : Penyaluran Pembiayaan UMKM Nasional Capai Rp1.949 Triliun, Sumber Perbankan Mendominasi

Apalagi diakui, Makassar menjadi salah satu kota pertama di Indonesia yang menjadi titik pembangunan jaringan Indosat 5G, baik untuk brand IM3 maupun Tri.

“Pelaku usaha berinteraksi dengan pelanggan secara daring, mahasiswa dan kreator mencari referensi serta membagikan karya, sementara komunitas dengan beragam minat memanfaatkan ruang digital untuk bertemu dan beraktivitas bersama,” terangnya.

Hal lainnya tentunya sebagai komitmen berkelanjutan yang ditekankan Indosat sebagai perusahaan telekomunikasi yang terus berkembang sesuai kebutuhan teknologi digital masyarakat. Sehingga, dapat terus menghubungkan dari satu orang ke orang lain dengan konektivitas tanpa batas.

Baca Juga : Penyaluran Pembiayaan UMKM Nasional Capai Rp1.949 Triliun, Sumber Perbankan Mendominasi

“Dulu kan kita pakai pager, alat komunikasi yang populer di era 1980 hingga 90 an, kemudian berkembang menjadi via telepon dan sms. Selanjutnya berkembang lagi menjadi 3G, berikutnya ada 4G dan saat ini 5G. Kemajuan ini tentunya bersinergi dengan kebutuhan digital hari ini,” ujarnya.

Sementara, di Makassar, sebagai hub Indonesia Timur yang memasuki perkembangan teknologi cukup pesat, tentunya harus ditunjang dengan konektivitas jaringan yang kuat dan andal. Sehingga, kehadiran jaringan 5G diharapkan dapat menjadi solusi konektivitas dalam mendukung aktivitas digital masyarakat.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646