REPUBLIKNEWS.CO.ID, SIDRAP – Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (17/4/2026).
Kesepakatan ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) yang berfokus pada penguatan Tri Darma Perguruan Tinggi, optimalisasi potensi daerah, serta pelestarian seni dan budaya lokal.
Prosesi penandatanganan berlangsung di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, dilakukan langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNM, Prof Dr Farida Patittingi, dan Dekan Fakultas Seni dan Desain UNM, Andi Ihsan.
Baca Juga : DM Harap Pemprov Sulsel Tak Kurangi Anggaran Penanganan Stunting dan Kemiskinan di Gowa
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif menegaskan kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bumi Nene Mallomo.
“Saya bercita-cita 10 hingga 15 tahun ke depan, orang Sidrap kembali melahirkan banyak profesor. Selama lima tahun ke depan, saya akan berusaha maksimal meningkatkan jumlah cendekiawan asal daerah kita,” ujar Syaharuddin.
Ia juga menekankan, kerja sama ini tidak boleh hanya berhenti di atas kertas. Implementasi nyata menjadi poin utama, termasuk dalam bidang kesehatan.
Baca Juga : Mitigasi Kekeringan, Bupati Sidrap Intensifkan Koordinasi dengan Kementan RI
Saat ini, Pemkab Sidrap telah menyerahkan data lima calon dokter untuk mengikuti program kerja sama dengan UNM.
“Saya ingin ilmu dari mahasiswa UNM ditransfer langsung ke masyarakat. UNM memiliki reputasi yang sangat bagus dalam hal pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Rektor UNM, Prof Dr Farida Patittingi, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Sebagai lembaga pendidikan, UNM berkomitmen untuk ikut memecahkan berbagai problematika pendidikan di daerah, termasuk tantangan angka putus sekolah.
Baca Juga : Pemkot Makassar Siapkan Bantuan KUR bagi PKL yang Tertib
“Kami akan memaksimalkan program KKN dan skema lainnya untuk meningkatkan literasi masyarakat. Di Sidrap, terdapat perpaduan pendekatan yang baik, dan UNM siap berkontribusi secara spiritual maupun edukatif untuk mengajak anak-anak kembali bersekolah,” jelas Prof Farida.
Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak berharap dapat menjawab tantangan pendidikan di Kabupaten Sidrap sekaligus melahirkan generasi unggul yang berdaya saing global di masa depan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran dekan UNM, Rektor UNM Kampus Parepare, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidrap. (*)
