Ustadz Das’ad Latief Puji Program Keagamaan Pemkab Gowa

0
Ustadz Das'ad Latief saat menjadi Penceramah Peringatan Nuzulul Qur'an 1442 Hijriyah Tingkat Kabupaten Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Rabu (28/04/2021) malam kemarin.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Da’i kondangan Ustadz Das’ad Latief menyambut baik upaya Pemerintah Kabupaten Gowa dalam mendorong program-program keagamaan.

Menurutnya, beberapa program keagamaan yang saat ini dicanangkan Pemkab Gowa seperti, menjadikan imam-imam dusun, lingkungan, desa dan kelurahan menjadi penghafal Al-quran, dan program satu hafidz satu desa dan kelurahan merupakan langkah maju yang perlu mendapat dukungan penuh. Termasuk dari lembaga atau organisasi keagamaan.

“Kami harap apa yang telah dilakukan Pemkab Gowa ini juga bisa dilakukan di seluruh pemerintah daerah lainnya,” katanya saat menjadi Penceramah Peringatan Nuzulul Qur’an 1442 Hijriyah Tingkat Kabupaten Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Rabu (28/04/2021) malam kemarin.

Apalagi Ustadz Das’ad mengakui, bahwa dalam Al-quran, Allah menjanjikan keberkahan akan datang dari langit dan dari dalam tanah bagi yang mempelajari seluruh firman-firmannya yang ada dalam Al-quran.

“Mudah-mudahan dengan program keagamaan Kabupaten Gowa maka padi makin subur, makin makmur dan masyarakat makin makmur, itu berkah kalau menjadikan Al-quran sebagai pedoman hidup,” ujarnya.

Sementara, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, diperiode keduanya bersama Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni, pihaknya memiliki lima program prioritas. Dari lima program tersebut satu diantaranya adalah program di bidang keagamaan.

“Salah satunya adalah kami memiliki program satu hafidz satu desa dan kelurahan. Dengan target kedepan minimal satu desa memiliki satu penghafal Al-quran,” ujarnya.

Selain itu, dalam mendukung hal tersebut, pemerintah daerah sementara melakukan pembangunan Rumah Tahfidz Qur’an di Kecamatan Bajeng. Rumah tahfidz ini dibangun di atas lahan sekitar 1,8 hektar.

“Kita juga akan meningkatkan kualitas imam dusun, lingkungan desa dan Kelurahan yang 843 imam. Ini telah kami Kerjasama telah dengan Ustadz Adi Hidayat,” lanjutnya.

Selain imam-imam, kedepan kata Adnan Pemkab Gowa juga akan menjadikan guru agama yang berbeda di sekolah naungan Pemkab Gowa akan dijadikan sebagai penghafal. Bahkan dirinya akan menjadikan progarm Hafidz Qur’an ini menjadi kegiatan ekstrakurikuler.

“Kami mohon doa dan dukungan kita semoga program-program ini bisa berjalan dengan lancar,” harapnya. (Rhany)

Tinggalkan Balasan