0%
logo header
Jumat, 16 Juli 2021 10:01

Wabup Gowa Ajak Warga Taat Aturan PPKM Mikro

Rizal
Editor : Rizal
Wakil Bupati Gowa, Abd. Rauf Malaganni./Ist
Wakil Bupati Gowa, Abd. Rauf Malaganni./Ist

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni meminta agar masyarakat taat aturan selama pelaksanaan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Gowa. Di mana kegiatan tersebut telah berlangsung sejak 10 hingga 20 Juli 2021 mendatang.

“Kita harap masyarakat dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam rangka menekan kasus penularan Covid-19 ini,” katanya Jumat (16/07/2021).

Menurutnya, saat dirinya melakukan sosialisasi di sejumlah lokasi, dirinya bersama tim masih menemukan masyarakat yang belum menaati aturan protokol kesehatan.

Baca Juga : Wabup Gowa Minta Layanan Koperasi Melek Teknologi

“Ini masih ditemukan yang tidak memakai masker di beberapa toko, saya sudah sampaikan bahwa jangan dilayani kalau ada masyarakat tidak pakai masker mau beli apa saja jangan dilayani,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama PPKM Mikro berlangsung ada beberapa yang dilakukan pembatasan kegiatan masyarakat, seperti pasar, minimarket dan toko-toko kelontongan, tempat wisata dan lainnya sebagaimana yang tertuang dalam Surat Edaran Bupati Gowa.

Seperti di pasar beroperasi sampai dengan pukul 17.00 Wita, kemudian mini market hanya boleh buka sampai pukul 19.00 Wita. Sementara untuk toko kelontong atau warung kecil, rumah makan dan sejenisnya bisa buka hingga pukul 22.00 Wita dengan catatan hanya melayani pesan antar dan tidak makan di tempat.

Baca Juga : Kabupaten Gowa Jadi Lokasi Pelaksanaan KKN Mahasiswa Muhammadiyah dan Aisyiyah di Indonesia

Diberlakukannya PPKM mikro bahwa aktivitas jual beli masyarakat bagi rumah makan atau pedagang kaki lima hanya bisa sampai jam 19.00 Wita untuk makan ditempat, sementara untuk take away bisa sampai jam 22.00 Wita.

Selain itu, Wakil Bupati Gowa juga menjelaskan bahwa PPKM Mikro ini merupakan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa sebagai upaya pemutusan dan antisipasi terjadinya penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Gowa.

Ia berharap, ini bisa dipatuhi oleh masyarakat khususnya pelaku usaha, apalagi sanksi jelas bagi yang melanggarnya sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan.

Baca Juga : Tembus ke Pelatnas Bulutangkis, Reza dan Sofy Harumkan Nama Sulsel

“Kalau ketahuan pemilik toko itu yang akan kita berikan sanksi. Jika masih ada yang melanggar lagi akan diberikan teguran secara lisan hingga pencabutan izin usaha jika masih tetap abai,” tegasnya. (Rhy)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998