0%
logo header
Senin, 21 Juni 2021 23:36

Wabup Gowa Harap Aktivitas Tambang di Wilayah DAS Jeneberang Diverifikasi Ulang

Rizal
Editor : Rizal
Wabup Gowa Harap Aktivitas Tambang di Wilayah DAS Jeneberang Diverifikasi Ulang

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan agar melakukan verifikasi ulang terhadap aktivitas tambang yang ada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Jeneberang.

Hal ini disampaikannya saat mengikuti Pembahasan Pengaduan Terjadinya Pengrusakan Lingkungan (DAS) Jeneberang di Kantor Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum (Gakkum) Lingkungan Hidup Wilayah Sulawesi, Senin (21/06/2021).

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk mengetahui tambang-tambang yang memiliki izin dan tidak memiliki izin serta mengidentifikasi tambang-tambang yang dianggap merusak DAS Jeneberang.

Baca Juga : Beredar Pamflet KLB PC PMII Baubau, Ketua Komsat PMII UMB: Itu Mengada-ngada

“Saya berharap kita bentuk tim yang diketuai oleh provinsi kemudian kita turun bersama-sama untuk melihat dan memverifikasi mana tambang-tambang ilegal maupun yang legal,” ujarnya.

Ia mengatakan, permasalahan DAS Jeneberang ini adalah tanggungjawab bersama. Olehnya itu, dirinya menyebutkan perlu adanya ketegasan, kekompakan dan kebersamaan semua pihak.

Apalagi, perizinan tambang-tambang yang berbeda di sekitar DAS Jeneberang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi, sehingga dibutuhkan keterlibatan semua pihak.

Baca Juga : Wabup Gowa Minta Layanan Koperasi Melek Teknologi

“Mau tidak mau, kita harus bersama-sama memerangi ini agar tidak ada lagi tambang-tambang liar di bantaran Sungai Jeneberang. Kita harus tegas memberikan hukuman. Inilah jalan untuk kita bisa menanggulangi agar kerusakan yang terjadi di DAS Jeneberang tidak lebih parah lagi,” tegasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel Rudy Djamaluddin mengatakan, permasalah yang ada di DAS Jeneberang ini adalah tanggungjawab bersama yang harus diselesaikan dan menjadi perhatian. Apalagi, ini merupakan aset bagi kehidupan manusia yang haru dijaga dan dilestarikan.

“Pemerintah sangat konsen bagaimana menjaga daerah-daerah aliran sungai kita dari potensi-potensi kerusakan, baik dirusak secara sengaja maupun yang diakibatkan oleh penambangan,” ujarnya.

Baca Juga : Kabupaten Gowa Jadi Lokasi Pelaksanaan KKN Mahasiswa Muhammadiyah dan Aisyiyah di Indonesia

Olehnya itu, apa yang menjadi masukan dan saran dalam pertemuan ini akan di sampaikan langsung ke Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tentu akan memberikan dukungan penuh bagaimana menjaga kelestarian lingkungan kita di kemudian hari agar terjaga dengan baik,” ucapnya.

Kepala Balai Pengamanan dan Gakkum Lingkungan Hidup Wilayah SulawesibDodi Kurniawan mengatakan, dalam melakukan penegakan hukum pihaknya membutuhkan dukungan dari Pemerintah Provinsi maupan Pemerintah Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Tembus ke Pelatnas Bulutangkis, Reza dan Sofy Harumkan Nama Sulsel

“Hasil pertemuan ini akan kami teruskan ke Pemerintah Provinsi dan Pusat juga. Kemudian langkah apa yang akan kita ambil kedepan akan kita tindaklanjuti rapat kecil. Kami ada Satgas, nanti kita akan sinergikan dengan tim terpadu dari Kabupaten dan Provinsi, sehingga kerjanya bisa menyeluruh,” singkatnya. (Rhany)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998