0%
logo header
Rabu, 09 Februari 2022 21:20

Wakil Ketua DPRD Luwu Utara: Pers Wajib Kritis, Tapi Harus Solutif

Redaksi
Editor : Redaksi
Wakil Ketua DPRD Luwu Utara, Karemuddin. (Dok. Pribadi)
Wakil Ketua DPRD Luwu Utara, Karemuddin. (Dok. Pribadi)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, LUWU UTARA – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022, Wakil Ketua DPRD Luwu Utara, Karemuddin, berharap insan Pers terus konsisten sebagai Pilar demokrasi Indonesia dengan menyebarkan informasi yang Faktual, Edukatif serta Menginspirasi.

Karemuddin juga menilai, ditengah dinamisnya perkembangan jaman saat ini, peran strategis Pers sangat dibutuhkan untuk menuntun masyarakat agar cepat beradaptasi dengan segala perubahan.

“Melalui pemberitaan, Pers mengingatkan semua elemen masyarakat, mau itu Pemerintah, Penegak Hukum, Politisi. Mengingatkan akan realitas yang terjadi pada hari ini sekaligus mewanti-wanti berbagai kemungkinan yang akan terjadi di masa yang akan datang,” ujarnya, Rabu (09/02/2022).

Baca Juga : Evaluasi Menuju KLA, Luwu Utara memasuki tahapan Verifikasi Lapangan Hybrid

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Luwu Utara ini juga mengatakan, untuk insan Pers yang bertugas di Luwu Utara selama ini sangat membantu Pemerintah memberikan informasi terhadap persoalan masyarakat dan kinerja- kinerja pemerintah yang dijalankan selama ini.

“Saya ucapkan selamat kepada saudara-saudariku Insan Pers yang ada di Luwu Utara yang mana pada hari ini merayakan hari pers, semoga tetap bisa memberikan informasi yang Edukatif kepada seluruh masyarakat yang ada di Luwu Utara,” ungkap politisi PAN itu.

Sebagai seorang Legislator, ia mempersilahkan para Jurnalis untuk melakukan kritikan kepada Pemerintah maupun DPRD, kritikan membangun serta sesuai kaidah Jurnalistik yang berlaku. Misalnya berimbang dan konfirmasi kepada Narasumber.

Baca Juga : Ketua Komisi II DPRD Luwu Utara Apresiasi Respon Cepat BBPJN Sulsel

“Sebagai social kontrol, gak apa kita kritis menyikapi kebijakan-kebijakan Pemerintah yang dianggap menyimpang dan menyalahi peraturan. Kritis itu urusannya wajib, akan tetapi solutif juga jauh lebih wajib, namun ingat, jangan sampai lupa realistis,” tutupnya.

Penulis : Asri Widya
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646