0%
logo header
Minggu, 25 Oktober 2026 16:29

197 Pengurus Golkar Sulsel Dibawah Nakhoda IAS Dilantik, Tambah Kursi Jadi Target Utama

Rizal
Editor : Rizal
Jajaran pengurus DPD I Golkar Sulsel periode 2025-2030 resmi dilantik di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Andi Djemma, Makassar, Minggu (25/10/2026). (Foto: Istimewa)
Jajaran pengurus DPD I Golkar Sulsel periode 2025-2030 resmi dilantik di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Andi Djemma, Makassar, Minggu (25/10/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Jajaran pengurus DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2025-2030 resmi dilantik di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Andi Djemma, Makassar, Minggu (25/10/2026). Kepengurusan yang dinakhodai oleh Ilham Arief Sirajuddin (IAS) tersebut berjumlah 197 pengurus.

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, berhalangan hadir. Ia diwakili oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji.

Dalam sambutannya, Sarmuji menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran ketua umum. Bahlil disebut berhalangan hadir karena harus mengikuti rapat bersama Presiden.

Baca Juga : Resmi Dilantik Wamenhan, Adnan Purichta Bidik Medali PON 2028 dan Training Center Taekwondo Sulsel

“Saya menyampaikan mohon maaf karena ketua umum tidak bisa hadir. Beliau sangat ingin hadir, tapi Pak Ketum harus rapat dengan Bapak Presiden,” ujar Sarmuji di hadapan para kader.

Meski tidak hadir, Bahlil disebut tetap menaruh harapan besar terhadap kebangkitan Golkar di Sulawesi Selatan. Sarmuji mengatakan, ketua umum meyakini Golkar Sulsel akan kembali berjaya di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS).

“Pak Ketum yakin Golkar Sulsel akan kembali berjaya, apalagi ini salah satu provinsi andalan Golkar jadi lumbung suara,” katanya.

Baca Juga : Pimpin Demokrat Sulsel, Munafri Arifuddin Punya Waktu 30 Hari Rampungkan Struktur Pengurus

Sarmuji menekankan pentingnya memahami karakter masyarakat dan dinamika politik daerah untuk memperkuat posisi partai. Menurutnya, Sulawesi Selatan memiliki sejarah politik yang penting dipelajari sebagai pijakan dalam menentukan strategi meraih dukungan masyarakat.

Ia juga menyoroti perubahan perilaku pemilih di tengah perkembangan teknologi digital. Pengurus Golkar, kata dia, harus mampu memanfaatkan ruang digital untuk menjangkau generasi muda yang semakin mengandalkan teknologi dalam mencari informasi dan menentukan pilihan politik.

“Tidak masuk dalam dunia digital, sama saja kita tidak membangun jembatan terhadap masa depan,” tegasnya.

Baca Juga : AHY Apresiasi Khusus Dedikasi Ni’matullah Jaga dan Besarkan Demokrat di Sulsel

Selain itu, Sarmuji meminta jajaran pengurus memanfaatkan keberagaman latar belakang mereka untuk memperluas jaringan partai. Pengurus dari kalangan pengusaha, organisasi kemasyarakatan, maupun kelompok sosial lainnya diharapkan menjadi penghubung Golkar dengan konstituen masing-masing.

Ia menilai, kemampuan merangkul berbagai kelompok masyarakat menjadi kekuatan Golkar dalam mempertahankan dukungan politik.

“Dengan kepengurusan baru ini, kita berharap Golkar Sulsel dapat memperkuat konsolidasi, menyesuaikan strategi dengan perkembangan zaman, serta kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu basis utama suara Golkar di Indonesia,” demikian Sarmuji. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646