0%
logo header
Kamis, 22 Oktober 2026 15:13

Kolaborasi MaRI dan Rappo Indonesia Ubah Limbah Tutup Botol Jadi Produk Bernilai Guna

Chaerani
Editor : Chaerani
Mal Ratu Indah bersama Rappo Indonesia berkolaborasi dalam mengolah limbah tutup botol plastik dari tenant FnB SAO Eating Point menjadi produk furniture yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung. (Dok. Kalla Property)
Mal Ratu Indah bersama Rappo Indonesia berkolaborasi dalam mengolah limbah tutup botol plastik dari tenant FnB SAO Eating Point menjadi produk furniture yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung. (Dok. Kalla Property)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kalla Property terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui berbagai inisiatif pengelolaan limbah dan pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai guna.

Kali ini, upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi Mal Ratu Indah dengan Rappo Indonesia dalam mengolah limbah tutup botol plastik dari tenant Food and Beverage (FnB) SAO Eating Point menjadi produk furniture yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung.

Program yang mulai dilaksanakan pada September 2026 ini menjadi bagian dari upaya Kalla Property dalam mendorong penerapan prinsip ekonomi sirkular di lingkungan pusat perbelanjaan. Melalui program tersebut, limbah plastik yang sebelumnya berpotensi menjadi sampah diharapkan dapat memiliki nilai tambah melalui proses pengolahan dan pemanfaatan kembali.

Baca Juga : Komitmen Dukung Perlindungan Pekerja Rentan, Pemkab Gowa Terbaik ke-5 Jamsostek Award 2026

Pada tahap awal pelaksanaan, pengumpulan dan pengangkutan limbah telah dilakukan dengan total berat mencapai 10 kilogram. Selanjutnya, pengangkutan berikutnya akan dilaksanakan setelah jumlah limbah tutup botol plastik yang terkumpul kembali mencapai minimal 10 kilogram. Limbah yang telah dikumpulkan akan diolah oleh Rappo Indonesia menjadi furnitur yang nantinya dapat digunakan oleh pengunjung di area tenant SAO Eating Point, Mal Ratu Indah.

Marketing & Communication Manager Kalla Property, Datu Primadona Husain menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan salah satu langkah nyata perusahaan dalam mengintegrasikan kepedulian lingkungan ke dalam pengelolaan dan pengembangan unit bisnisnya.

“Bagi kami, keberlanjutan bukan hanya tentang mengurangi jumlah sampah, tetapi juga bagaimana melihat potensi dari material yang selama ini dianggap tidak lagi memiliki nilai guna,” katanya, dalam keterangannya, kemarin.

Baca Juga : Siapkan SDM Hadapi Dunia Kerja, Yamaha Gelar SMK Incoming dan Seminar Bengkel Umum di Bone

Melalui kolaborasi dengan Rappo Indonesia, pihaknya ingin mendorong agar limbah plastik dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat sekaligus memberikan pengalaman positif bagi pengunjung.

“Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi langkah kecil yang memberikan dampak berkelanjutan bagi lingkungan,” ujar Datu.

Melalui kolaborasi ini, MaRI turut membuka peluang pemanfaatan limbah plastik secara lebih produktif melalui kerja sama dengan pelaku usaha yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan. Program pengumpulan limbah ini direncanakan berlangsung hingga Desember 2026. Dalam periode tersebut, MaRI akan terus mengumpulkan tutup botol plastik dari tenant SAO Eating Point untuk selanjutnya diserahkan kepada Rappo Indonesia sesuai dengan target berat yang telah ditentukan.

Baca Juga : AMPI Solid Dorong Nurhaldin Pimpin Golkar Makassar

“Inisiatif di MaRI merupakan kelanjutan dari upaya Kalla Property dalam mengembangkan program yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan,” terangnya.

Sebelumnya, NIPAH PARK telah berkolaborasi dengan Berdaur untuk mengolah tutup botol plastik bekas menjadi furnitur yang dikumpulkan melalui pengumpulan sampah serupa di area Ja & Joy. Pemanfaatan material daur ulang tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan konsep ekonomi sirkular di lingkungan pusat perbelanjaan, sekaligus menunjukkan bahwa pengelolaan limbah dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas fasilitas bagi pengunjung.

Melalui inisiatif tersebut, Kalla Property terus mendorong penerapan praktik pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab dengan melibatkan mitra yang memiliki kompetensi dalam pengolahan material daur ulang.

Baca Juga : Komitmen Jaga Keanekaragaman Hayati, KALLA Terima Penghargaan dari InTechSEA 2026

“Kolaborasi ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat ekosistem usaha ramah lingkungan di Makassar, sekaligus mendorong terciptanya manfaat yang lebih luas dari pengelolaan sampah,” terang Datu.

Lebih dari sekadar program pengumpulan sampah, inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya memilah dan mengolah limbah sejak dari sumbernya. Keterlibatan tenant sebagai sumber limbah juga menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab di lingkungan pusat perbelanjaan.

Kalla Property berkomitmen untuk terus memperhatikan aspek dan dampak lingkungan dalam setiap kegiatan maupun program yang dijalankan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan inisiatif yang relevan, kolaborasi dengan mitra yang tepat, serta upaya mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya secara lebih bertanggung jawab.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646