84 Calon Kepsek Sinjai Ikut Diklat, Andi Seto: Tidak Ada Istilah Titipan

0
Calon Kepala Sekolah yang mengikuti pendidikan dan Pelatihan, mendengarkan arahan Bupati Sinjai Andi Seto Ghaditsa Asapa.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI – Sebanyak 84 Calon Kepala Sekolah mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) In Service Training 1 (IST.1) di ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Kamis (22/04/2022).

Kegiatan Diklat yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai Bekerjasama LPPKSPS Solo dan LPMP Sulawesi Selatan Tahun 2021 diikuti 84 Calon Kepala Sekolah terdiri dari Sekolah TK sebanyak 7 orang, Sekolah Dasar (SD) 66 orang, dan Sekolah Menengah Pertama sebanyak 11 orang.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Selatan Abdul Halim Muharram, dalam sambutannya mengapresiasi dan memberi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Sinjai yang hari ini salah satu perjuangan yang ingin menjadikan kabupaten Sinjai sejajar dengan beberapa kabupaten dalam hal peningkatan kualitas mutu pendidikan di Indonesia.

Dari hasil seleksi begitu panjang dan begitu alot bahkan seiring dengan Pandemi Covid-19 tidak menjadi penggalang untuk Pemerintah dan teman-teman melakukan ekspekstasi dalam mengawal penguatan dan pembimbingan dalam hal memberikan pelayanan termasuk pada bidang pendidikan.

Walaupun dalam masa pandemi covid-19 seleksi administrasi, Akademis, bahkan digelar secara virtual semuanya terlayani dengan baik sehingga kita bisa mengikuti tahap selanjutnya.

“Mudah-mudahan Calon Kepala Sekolah tidak menjadi sesuatu hal yang  mengecewakan, karena kita akan menjadi bagian dari pemerintah daerah dalam hal peningkatan kualitas dan mutu pendidikan yang ada di kabupaten Sinjai,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sinjai Andi Seto Ghaditsa Asapa mengatakan bidang pendidikan melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan menjadi perhatian utama dari pemerintah sinjai dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan setelah melakukan evaluasi.

“Kegiatan Diklat ini sangat penting setelah kita melakukan evaluasi selama dua tahun terkhusus masih banyak kepala sekolah yang saat ini belum mendapat sertifikat Cakep sehingga masih banyak menjadi pelaksana tugas dibeberapa Sekolah,” jelasnya.

Andi Seto menambahkan dengan pelatihan ini akan menambah pengetahuan seperti yang tertuang dalam Permendiknas nomor 13 tahun 2007 tentang kompetensi kepala sekolah adalah manajerial, sosial, kompetensi kepribadian di satuan pendidikan di wilayah masing-masing.

Dan mudah-mudahan seleksi nantinya banyak mendapat Sertifikat dan seleksi bisa dilakukan secara baik, Fear dan silahkan berkompetensi sesuai dengan aturan yang ada.

“Tidak perlu lagi titipan datang ke bupati, datang ke kepala dinas untuk calon kepala sekolah, yang pastinya siapkan kompetensi untuk mengikuti pelatihan ini,” kuncinya. (Anto)

Tinggalkan Balasan