REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUTAI KARTANEGARA — Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Aji Hendrette Nadia Norani, yang juga menjabat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran, menyoroti pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) dengan optimal.
Pada Rapat Koordinasi (Rakor) pengelolaan dan pemanfaatan BMD di Hotel Novotel Balikpapan pada Sabtu (2/12/2023), ia menekankan urgensi menjalankan tugas ini dengan baik dan benar.
“Rakor ini merupakan langkah yang harus kita apresiasi karena masih terdapat aset Pemkab Kukar yang memerlukan perhatian kita untuk menertibkannya,” ujar Aji Hendrette.
Baca Juga : 17 Alasan Rakyat Kutai Kartanegara Kembali Pilih Edi Damansyah-Rendi Solihin
Menurutnya, masih kurangnya surat penugasan penggunaan barang dan kurangnya fakta integritas bagi pejabat atau staf aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN yang mendapat fasilitas BMD menjadi perhatian serius. Padahal, setiap tahun jumlah barang milik daerah terus bertambah, membutuhkan pengelolaan yang lebih baik.
Dalam konteks ini, ia meminta kepada para pengelola barang untuk memfokuskan perhatian pada masalah BMD dengan keseriusan yang tinggi. “Kita harus bertanggung jawab atas penggunaan dan pengelolaan BMD sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, ketua panitia pelaksana H. Adi Siswoyo menyatakan bahwa rakor ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan tugas dan fungsi perangkat daerah dalam manajemen BMD.
Baca Juga : Ribuan Warga Kukar Ramaikan Pestapore Edi-Rendi, Bukti Kuat Dukungan Petahana
“Kita ingin menjadikan indikator keberhasilan MCP KPK, yang meliputi lima area pengelolaan BMD: regulasi BMD, penatausahaan BMD, pengamanan hukum BMD, penertiban BMD, dan pengendalian pengawasan BMD tahun 2023,” jelasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta pengelola BMD dari 12 bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kukar. Berlangsung selama tiga hari, kegiatan ini melibatkan narasumber dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar, Agus Anriady, yang membahas pengelolaan dan pemanfaatan BMD. Diskusi dan tanya jawab juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan ini. (ADV/Prokom Kukar)
