0%
logo header
Minggu, 27 November 2022 11:04

Arogansi Perusahaan Pembiayaan Kendaraan di Makassar, Satu Keluarga Berdebat Hingga Tertahan Berjam-jam

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Andi Akhyuni bersama Anak dan Suaminya saat ditahan pihak Leasing di Parkiran Mall Panakkukang, Jumat (25/11/2022). (Istimewa)
Andi Akhyuni bersama Anak dan Suaminya saat ditahan pihak Leasing di Parkiran Mall Panakkukang, Jumat (25/11/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Lima orang kolektor ekternal Leasing Asrta Credit Companies (ACC) Finance yang merupakan Perusahaan Pembiayaan Kendaraan Roda Empat, menahan rombongan satu keluarga saat hendak keluar dari Mall Panakkukang (MP) Kota Makassar, Jumat (25/11/2022) Pukul 19:00 WITA.

Rombongan sekeluarga tersebut yakni Andi Akhyuni dan Haris Supardi beserta dua anaknya  ditahan oleh kolektor Internal dengan alasan ingin menyita mobil Toyota Yaris yang dikendarainya.

“Kelima pihak Leasing ACC Finance menghampiri dan mengelilingi kami, bahkan menyuruh kami keluar dari mobil dan meminta untuk memeriksa nomor rangka unit dengan paksa, sangat arogan,” ujar Andi Akhyuni saat diwawancarai oleh tim media di Depan Polsek Panakukang.

Ia menceritakan dengan perasaan sedih bahkan syok. “Saya sangat syok melihat Ada beberapa kolektor yang besar-besar ototnya datang menghalangi saya dan suami di Parkiran Mall Panakkukang,” ucapnya.

“Padahal saya tidak tau mobil yang saya pakai itu menunggak, karena mobil tersebut mobil mertua saya yang saya pinjam untuk bawa anak dan suami saya jalan-jalan ke Mall, ehh malah saya dihadang 5 orang berotot besar di bagian Parkiran Mall hingga mereka paksa saya buka pintu kaca mobil,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Haris Supardi, suami Andi Akhyuni juga menjelaskan kejadian itu membuat anaknya ketakutan.

“Yang saya alami ini membuat anak saya ketakutan karena perlakuan mereka, ini sikap arogansi dari pihak Leasing,” jelasnya.

“Jasa preman dan saat kejadian itu saya diarahkan ke tempat mereka tapi saya tolak dan saya suruh ke Polsek Panakkukang kota Makassar,” lanjutnya kepada awak media.

Tiba di Polsek Panakkukang, Haris sekeluarga bersama pihak Leaasing dimediasi.

Lama berdebat di Polsek Panakkukang, tidak ada titik temu dengan pihak eksternal.

“Saya sudah sampaikan masih ada hari esok malah mobil saya dan istri dan anak saya tertahan dengan adanya sikap eksternal yang melarang saya bawa mobil pulang dari Polsek Panakkukang,” tukasnya.

Haris merasa tersandera oleh pihak eksternal lantaran menahannya berjam-jam. Anak mereka telah menangis ketakutan karena merasa tidak nyaman, namun dia tidak bisa berbuat banyak.

Karena proses mediasi di Polsek tidak menemukan titik terang, persoalan ini berlanjut ke Polda Sulsel, hingga Toyota Yaris yang dikendarai Haris diamankan di Propam Polda Sulsel. (*)

Penulis : Al-Ghifari (Warga)
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646
Populer