0%
logo header
Kamis, 28 Oktober 2021 21:08

BIN Sulbar Gelar Vaksinasi Door to Door dan Pelajar Serentak Lima Kabupaten

Rizal
Editor : Rizal
Kepala BIN Daerah Sulbar, Sudadi, diwawancarai awak media usai membuka giat vaksinasi di kantor Kelurahan Sinyonyoi, Kalukku, Kamis (28/10/2021).
Kepala BIN Daerah Sulbar, Sudadi, diwawancarai awak media usai membuka giat vaksinasi di kantor Kelurahan Sinyonyoi, Kalukku, Kamis (28/10/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAMUJU — Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulbar kembali menggelar vaksinasi Covid-19 di tengah masyarakat, Kamis (28/10/2021) pagi.

Kali ini BIN Sulbar melakukan vaksinasi serentak di lima kabupaten, yakni Mamuju titik lokasi di Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku dan SMPN 1 Mamuju, Mamasa titik lokasi Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Majene titik lokasi SMPN 1 Majene, Polman titik lokasi Ponpes Nur Ma’arif dan SMKN Campalagian, serta Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu.

Menurut Kepala BIN daerah Sulbar, Sudadi, target untuk lima kabupaten tersebut sebanyak 5.500 dosis jenis Sinovac. Pihaknya menyasar masyarakat umum secara door to door dan pelajar di sekolah-sekolah.

Baca Juga : Beredar Pamflet KLB PC PMII Baubau, Ketua Komsat PMII UMB: Itu Mengada-ngada

“Kita juga sasar pelajar karena progres vaksinasinya masih rendah,” ujar Sudadi usai membuka giat vaksinasi di kantor Kelurahan Sinyonyoi, Kalukku.

Ia mengatakan, vaksinasi Covid-19 perlu digenjot demi mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity. Apalagi, Desember mendatang diperkirakan bakal ada varian baru Covid-19.

Berdasarkan data, progres vaksinasi di Sulbar sendiri baru mencapai 35 persen. Sudadi menargetkan bisa mencapai 70 persen pada Desember 2021. Sudadi juga berkesempatan memantau langsung vaksinasi di Kelurahan Sinyonyoi secara door to door.

Baca Juga : Tembus ke Pelatnas Bulutangkis, Reza dan Sofy Harumkan Nama Sulsel

Sementara itu, Lurah Sinyonyoi Abdul Rasyid menyampaikan terima kasih kepada BIN daerah Sulbar dengan adanya giat vaksinasi tersebut.

“Kami mengapresiasi, sekaligus berterima kasih atas kegiatan ini,” ungkap Abdul Rasyid.

Sementara salah satu warga Sinyonyoi, Jamaluddin (63) mengaku baru pertama kali menerima vaksin Covid-19. Banyaknya informasi yang tidak jelas soal vaksin membuat Jamaluddin selama ini enggan mengikuti program pemerintah tersebut.

Baca Juga : Jokowi Dijadwalkan Hadiri Peringatan HPN di Sultra, LLKS PMII Sultra Bakal Suarakan Masalah Lingkungan

“Banyak info yang bikin takut-takut, tapi sekarang saya sudah berani. Apalagi sudah ada juga pemahaman dari kesehatan,” kata Jamaluddin.

Hingga siang hari, tercatat sudah ada ratusan orang menerima vaksin jenis Sinovac dari BIN. (Rudi Fathir)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998
Baca Juga