REPUBLIKNEWS.CO.ID, BULUKUMBA — Film Layar Lebar segera akan digarap di kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan. Film ini untuk sementara diberi judul Once Upon A Time In Pinisi.
Film ini akan melibatkan 50 persen penduduk Bulukumba sebagai pemeran pendukung, termasuk Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf yang diberi langsung peran oleh sang produser. Bukan sebagai bupati melainkan seorang pengusaha pengrajin atau pembuat kapal Pinisi.
Film ini bergenre romantis yang akan mengeksplore penuh kabupaten Bulukumba, seperti spot wasita dan kebudayaan lokalnya.
Baca Juga : Film Layar Lebar Segera Digarap di Bulukumba, Bupati Bulukumba Dapat Peran Jadi Ini
Berikut sinopsisnya;
Ello akhirnya berangkat juga ke Bulukumba, tempat dimana Pinisi aslinya dibuat, Ello harus dapat sebanyak mungkin info tentang simbol Indonesia sebagai bangsa Pelaut itu banyak-banyak dan nggak diduluin sama travel blogger yang lain, dia bertekad harus duluan dan jadi nomor 1. Beberapa hari ke depan, ada Piinisi yang lepas docking, mau diluncurin..!, momen yang sangat jarang terjadi karena gak ada infonya.
Tanatoa Kajang, Bulukumba – Sementara Shelly, buat besok liburannya, udah pamit ke orang tuanya mau wisata dan udah ngajakkin temen-temennya pergi ke Tanjung Bira, dimana banyak pantai yang indah sekalian bisa snorkeling nikmatin taman bawah laut yang indah.
Baca Juga : Film Layar Lebar Segera Digarap di Bulukumba, Bupati Bulukumba Dapat Peran Jadi Ini
Tanjung Bira, Bulukumba – Ello ternyata explorasi Tanjung Bira dulu sebelum ke tempat pembuatan Phinisi, dia udah
nyelam dan snorkeling bolak balik, buat audio ulasan dan foto-foto, merasa udah cukup, dia naik ke darat, nah pas dia sudah sampai darat, pas juga Shelly mau siap-siap nyemplung ke laut.
Awal kejadian dimulai, Ello yang jail bikin ulah, liat cewek cantik mau nyemplung ke laut, dia kluarin priwitan sama klakson handy yang dia bawa, ketika Shelly lagi jalan ke tebing dibunyiin deh dua-duanya kenceng-kenceng, Shelly kaget kepleset dan hampir tergelincir di tebing. Elo juga jadi kaget liat akibatnya, reflek, dia dorong Shelly supaya gak jatuh, tapi naasnya, justru dia yang jatuh ke tebing.!!, Ello luka-luka dikit, yang apes adalah, kakinya terkilir sampai gak bisa jalan.
Shelly yang aslinya memang berprofesi sebagai Perawat, intuisinya langsung mengatakan turun, bantu walaupun dia jail, makanya Shelly turun dan membantu Elo, dia trampil juga di air, karena dia memang anak nelayan, Bapaknya adalah pembuat Pinisi sekaligus Nelayan.
Baca Juga : Film Layar Lebar Segera Digarap di Bulukumba, Bupati Bulukumba Dapat Peran Jadi Ini
Bagaimana kelanjutan ceritanya?, doakan semoga produksi film ini berjalan lancar dan sukses.
