0%
logo header
Minggu, 10 Mei 2026 15:30

Bupati Barru Lepas Lima Calon Pekerja Migran ke Jepang, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari bersama PMI yang akan ke Jepang
Ket: Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari bersama PMI yang akan ke Jepang

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BARRU — Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari secara resmi melepas lima calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Barru yang akan bekerja di Jepang. Pelepasan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Barru, Ahad (10/5/2026).

Kelima calon pekerja migran tersebut akan bekerja pada perusahaan bidang perikanan di Jepang. Mereka merupakan bagian dari peserta program pelatihan dan penempatan kerja luar negeri yang difasilitasi PT Brexa Raya Indonesia.

Dalam arahannya, Andi Ina berpesan agar para calon pekerja migran menjaga nama baik daerah selama berada di luar negeri.

Baca Juga : Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari Lantik Andi Syarifuddin sebagai Sekda Definitif, Tekankan Reformasi Birokrasi

“Ini adalah pintu gerbang menuju masa depan yang cerah. Selama di Jepang, jaga etika, sopan santun, disiplin kerja, dan jangan lupa orang tua serta kampung halaman,” pesan Andi Ina.

Ia juga berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah pengalaman, meningkatkan keterampilan, serta memperbaiki kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Barru, Syamsir, menjelaskan sebelumnya terdapat sembilan peserta asal Barru yang mengikuti pelatihan gelombang pertama selama sekitar satu bulan di UIM Makassar. Pelatihan tersebut dilaksanakan oleh sending organizer PT Brexa Raya Indonesia.

Baca Juga : Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari Gowes Keliling Kota Saat CFD, Pantau Infrastruktur dan Sapa Warga

“Dari sembilan peserta asal Barru yang mengikuti pelatihan tahap awal, lima orang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti pelatihan lanjutan di Jakarta sebagai tahap pemantapan sebelum diberangkatkan ke Jepang,” jelas Syamsir.

Ia menambahkan, satu peserta yang telah memiliki sertifikat kursus bahasa Jepang sudah berangkat lebih awal. Sementara peserta lainnya dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada 14 Mei 2026 untuk mengikuti pemantapan selama dua bulan sebelum diberangkatkan ke Jepang.

“Hari ini mereka berpamitan sekaligus meminta arahan dan doa restu kepada Ibu Bupati sebelum berangkat menjalani tahapan berikutnya,” tambahnya.(*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646