Barru — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, didampingi Sekretaris Daerah serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB), memantau seleksi ujian tertulis dan wawancara bakal calon kepala desa pada Pemilihan Kepala Desa 2026.
Kegiatan berlangsung di Aula Dinas PMDPPKB Barru, Senin (6/4/2026). Pemantauan ini untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan, objektif, dan sesuai ketentuan.
Panitia pelaksana turut mengawal proses seleksi dari awal hingga akhir guna menjaga integritas pelaksanaan.
Baca Juga : Bupati Barru Titip Peserta Didik kepada Kepala Sekolah Rakyat: Didik Mereka Seperti Anak Sendiri
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan kegiatan ini menjadi tahap awal dalam kontestasi demokrasi di tingkat desa. Ia meminta peserta menjaga kesehatan serta kesiapan fisik dan mental.
“Ini tahap awal. Kontestasi sesungguhnya berlangsung di tengah masyarakat. Ikuti proses ini dengan baik dan junjung tinggi kejujuran serta sportivitas,” ujarnya.
Bupati menjelaskan jumlah calon kepala desa dibatasi maksimal lima orang per desa. Jika jumlah pendaftar melebihi batas, hasil ujian tertulis dan wawancara menjadi dasar penentuan calon yang lolos ke tahap berikutnya.
Baca Juga : Bupati Barru Lepas Tiga Calon Paskibraka ke Tingkat Provinsi, Tekankan Disiplin dan Integritas
Ia menegaskan seluruh proses berlangsung terbuka dan tanpa intervensi.
“Tidak ada calon titipan. Semua berdasarkan hasil dan pemenuhan syarat. Kita ingin menghindari sengketa,” tegasnya.
Ia juga menyebut hasil seleksi akan menjadi acuan jika terjadi kondisi tertentu, termasuk perolehan suara yang sama saat pemilihan.
Baca Juga : Bupati Barru Sambut Kedatangan Penasehat DWP Kementerian ESDM di Bandara Sultan Hasanuddin
Seleksi tambahan Pilkades 2026 diikuti 12 desa, yakni Bulo-bulo, Bacu-bacu, Jangan-jangan, Libureng, Lempang, Manuba, Siawung, Tompo, Binuang, Madello, Pancana, dan Garessi, dengan total 36 peserta.
Bupati berharap seluruh tahapan Pilkades hingga pelantikan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Ia juga mengajak para calon membangun desa dengan niat pengabdian kepada masyarakat.
Pemilihan kepala desa di Kabupaten Barru dijadwalkan berlangsung pada 25 Mei 2026.(*)
