REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang memastikan akan terus mendorong pembaruan data dan intervensi bagi penerima bantuan, khususnya kepada Keluarga Miskin Ekstrem (KME).
Hal ini diungkapkan di sela-sela melakukan kunjungan sekaligus memberikan bantuan sembako langsung ke kediaman Azis Dg Buang yang merupakan KME di Desa Borongloe, Kecamatan Bontomarannu.
Husniah mengungkapkan berdasarkan data, keluarga Azis Dg Buang tercatat pada desil 6-10 dan terakhir menerima bantuan sembako pada periode Januari hingga Maret 2025. Sehingga, pihaknya menginstruksikan langsung agar dilakukan pembaruan data desil sesuai dengan kondisi riil di lapangan dengan tujuan KME dapat kembali menerima bantuan yang semestinya.
Baca Juga : Jangkauan Imunisasi Zero Dose Gowa Tembus 101,6 Persen, Masuk Wilayah Percontohan
“Setelah kita cek langsung di lapangan hari ini, kondisi yang ditemukan tidak sesuai dengan data. Keluarga ini dihuni oleh empat orang, dengan hanya satu orang yang memiliki penghasilan ditambah kondisi rumah masih beralaskan tanah. Sehingga kami akan segera menindaklanjutinya,” ungkapnya, dalam kunjungan, kemarin.
Sebagai bentuk intervensi cepat, Pemerintah Kabupaten Gowa bekerjasama dengan Baznas akan memberikan bantuan bedah rumah. Apalagi, dinilai kelengkapan administrasi keluarga tersebut telah memenuhi syarat.
“Segera pak camat untuk mengawal proses bantuan dan intervensi yang akan diberikan agar berjalan optimal dan tepat sasaran,” jelasnya.
Baca Juga : Siap Jadi Wadah Ide dan Aksi Pemuda, Fadel Hidupkan Kembali Sekretariat KNPI Sulsel
Sementara, Sarintang, istri Azis Dg Buang, mengaku bahagia dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah kepada keluarganya.
“Alhamdulillah pasti sangat bersyukur karena kami sudah lama tidak menerima bantuan. Selain itu bantuan bedah rumah juga akan kita dapat. Terimakasih ibu bupati dan jajarannya,” ungkapnya.
