REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang melakukan kunjungan silaturahmi di momentum perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kunjungan yang dilakukan secara khusus tokoh-tokoh masyarakat lokal (sesepuh) yakni Mallingkai Maknun dan Mapparessa Tutu.
Kunjungan silaturahmi ini sebagai bentuk dalam membangun kedekatan bersama tokoh-tokoh masyarakat lokal yang ada, sekaligus menyerap wejangan atau aspirasi dari para tokoh lokal.
Pertemuan antar mereka pun berlangsung penuh kekeluargaan, mencerminkan kedekatan yang telah terjalin jauh sebelum dirinya menjabat sebagai kepala daerah. Selain itu, kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi untuk memperkuat arah pembangunan daerah.
Baca Juga : Peringati HUT RI, Sekolah Islam Athirah Dorong Pendidikan Layak dan Berkeadilan Bagi Semua
Husniah menegaskan pentingnya mendengarkan nasihat dari para tokoh yang telah berpengalaman dalam pemerintahan dan kemasyarakatan.
“Momentum Lebaran ini kita manfaatkan untuk saling mengunjungi, terutama tokoh masyarakat dan orang tua yang menjadi simbol Kabupaten Gowa. Ini juga bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka,” ujarnya, dalam kunjungan, kemarin.
Ia juga menekankan bahwa dukungan dari para tokoh masyarakat sangat penting dalam kemajuan daerah. Salah satunya untuk menjaga stabilitas pemerintahan agar tetap berjalan lancar, aman, dan terarah.
Baca Juga : 70 Anggota Paskibraka Gowa Siap Kibarkan Bendera di Upacara Kemerdekaan RI Ke-81
“Kami berharap silaturahmi yang terjalin dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun Gowa yang lebih maju, dengan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” harapnya.
Sementara, Mallingkai Maknun mengapresiasi langkah silaturahmi tersebut dan berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga. Termasuk meminta agar semangat kerja terus dijaga demi kemajuan daerah.
“Bagus sekali kalau ibu selalu bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat. Kita harus saling membantu dalam pemerintahan dan pembangunan,” ujarnya.
Baca Juga : PLN Bergerak Cepat Siapkan Kebutuhan Listrik Pasca Gempa di NTT
Sementara itu, Mapparessa Tutu menilai kunjungan tersebut sebagai bentuk kepemimpinan yang membumi.
“Ini luar biasa, karena biasanya rakyat yang mengunjungi bupati, tapi ini justru sebaliknya. Kunci keberhasilan ada pada persatuan, koordinasi, dan transparansi,” tuturnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kemampuan pemimpin dalam merangkul masyarakat dan menggerakkan seluruh elemen pemerintahan.
